Januari 20, 2021

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Rugi kurs, laba bersih ISSP turun 41,55% pada Q3 2015

Britama.com – Pada Q3 2015, Steel Pipe Industry Of Indonesia Tbk (ISSP) melaporkan penurunan laba bersih sebesar 41,45% menjadi Rp102,98 miliar atau Rp14,33 per saham dibandingkan laba bersih pada periode yang sama tahun 2014 yaitu sebesar Rp175,76 miliar atau Rp24,46 per saham

Kinerja ISSP pada Q3 2015 menurun, sebab Perseroan mengalami kerugian Kurs sebesar Rp126,54 miliar pada Q3 2015, sedangkan pada Q3 2014 Perseroan masih membukukan keuntungan kurs Rp9,14 miliar. Beban Pokok Perseroan meningkat dari Rp2,03 triliun menjadi Rp2,16 triliun, dan Beban Keuangan meningkat cukup besar dari Rp106,78 miliar menjadi Rp174,21, sedangkan Beban usaha Perseroan meningkat dari Rp134,40 miliar menjadi Rp163,44 miliar.

Penjualan Pokok Perseroan tetap mengalami pertumbuhan walaupun kinerja Perseroan anjilok, Penjualan Pokok pada Q3 2015 meningkat 11,52% menjadi Rp2,71 triliun dari Penjualan pada periode yang sama tahun 2014 yaitu Rp2,43 triliun. Berikut ini adalah rincian Pendapatan Perseroan pada Q3 2015 dan Q3 2014

  1. Lokal
    • Pipa Spiral – Rp653,15 miliar dan Rp443,76 miliar.
    • Pipa Air – Rp398,10 miliar dan Rp431,36 miliar.
    • Strip dan Plat – Rp445,69 miliar dan Rp461,02 miliar.
    • Pipa Hitam – Rp310,82 miliar dan Rp353,37 miliar.
    • Pipa Mekanis – Rp302,55 miliar dan Rp297,90 miliar.
    • Pipa Perabot – Rp223,55 miliar dan Rp180,22 miliar.
    • Pipa Hitam API – Rp155,27 miliar dan Rp32,61 miliar.
    • Pipa Stainless – Rp79,08 miliar dan Rp86,08 miliar.
    • Tiang – Rp38,24 miliar dan Rp45,02 miliar.
    • Engsel – Rp5,49 miliar dan Rp5,87 miliar.
    • Jasa dan Lain-lain – Rp45,04 miliar dan Rp7,26 miliar.
  2. Lokal
    • Pipa Hitam – Rp26,21 miliar dan Rp22,31 miliar.
    • Pipa Air – Rp17,94 miliar dan Rp19,69 miliar.
    • Pipa Spiral – Rp5,86 miliar dan Rp33,77 miliar.
    • Tiang – Rp3,29 miliar dan Rp7,45 miliar.
    • Lainnya – Rp- dan Rp3,38 miliar.

Aset ISSP pada Q3 2015 menurun sedikit menjadi Rp5,40 triliun dari aset pada tahun 2014 yaitu Rp5,44 triliun, Utang Perseroan menurun dari Rp3,12 triliun tahun 2014 menjadi Rp2,97 triliun pada Q3 2015.

Related posts