Juni 13, 2021

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Penawaran Umum Perdana (IPO) PT Kino Indonesia Tbk (KINO)

britama.com, Penawaran Umum Perdana (IPO / Initial Public Offering) Saham PT Kino Indonesia Tbk (KINO) dilakukan oleh PT Deutsche Securities Indonesia (DB), PT Credit Suisse Securities Indonesia (CS) dan PT Indo Premier Securities (PD) selaku Penjamin Pelaksana Emisi Efek. Jumlah Saham yang ditawarkan sebanyak 228.571.500 lembar dengan Nilai Nominal Rp100,- dan Harga Penawaran Rp3.800,- per saham.

Adapun Jadwal Penawaran Umum Perdana Saham sebagai berikut:

Kegiatan
Tanggal
Tanggal Efektif
03 Des 2015
Masa Penawaran
04 – 07 Des 2015
Tanggal Penjatahan
08 Des 2015
Tanggal Distribusi Saham secara Elektronik
10 Des 2015
Tanggal Pengembalian Uang Pemesanan
10 Des 2015
Tanggal Pencatatan Saham pada BEI
11 Des 2015

Rencana penggunaan dana yang diperoleh dari Penawaran Umum Perdana Saham ini, setelah dikurangi biaya-biaya terkait emisi saham akan digunakan, antara lain: sekitar 27% untuk pembelian/akuisisi merek dan/atau pembelian/akuisisi aset dan/atau pembelian/akuisisi/penyertaan modal pada perusahaan di industri sejenis untuk mendukung pertumbuhan inorganik Grup Kino; sekitar 50% untuk belanja modal dalam rangka mendukung pertumbuhan organik Grup Kino; dan sisanya sekitar 23% untuk modal kerja.

PT Kino Indonesia didirikan tanggal 08 Februari 1999 dengan nama PT Kinocare Era Komestindo. Kantor pusat KINO berlokasi di Jl. Raya Cibolerang 203 Kav 3, Margasuka, Babakan Ciparay Bandung, Jawa Barat 40225 dan kantor korespondensi berada di Datascrip Building Lantai 9, Jl. Selaparang, Blok B15 Kav. 9 Kemayoran, Jakarta 10610.

Ruang lingkup kegiatan usaha KINO adalah berusaha dalam bidang adalah berusaha dalam bidang industri makanan, minuman, obat-obatan dan kosmetik. Kegiatan usaha utama yang dijalankan saat ini adalah Industri produk konsumen bermerek yang terintegrasi dengan kegiatan distribusi meliputi produk pemeliharaan dan perawatan tubuh, makanan, minuman dan farmasi.

Sebelum Penawaran Umum Perdana, saham PT Kino Indonesia dimiliki oleh PT Kino Investindo (87,50%) dan Harry Sanusi (12,50%).

Related posts