Desember 06, 2020

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Belum ada penjualan, DKFT tetap merugi pada tahun 2015

Britama.com – Emiten Pertambangan Nikel dan lainnya, PT Central Omega Resources Tbk (DKFT) membukukan Kerugian bersih sebesar Rp30,10 miliar atau Rp(5,34) per saham, kerugian pada 2015 menurun dibandingkan Kerugian pada periode yang sama tahun 2014 yaitu Rp45,57 miliar atau Rp(8,23) per saham.

Perseroan masih mengalami kerugian akibat tambang tidak bisa operasi terkait peraturan uu pertambangan yang mewajibkan semua perusahaan tambang harus membangun smelter. Dengan tidak adanya kegiatan pertambangan pendapatan pokok dan beban pokok Perseroan tidak ada. Perseroan tidak ada penjualan sejak tahun 2014.

Kerugian bersih Perseroan menurun didukung oleh keuntungan kurs pada 2015 sebesar Rp20,90 miliar sedangkan pada 2014 masih mengalami kerugian sebesar Rp10,73 miliar. Pendapatan Bunga Perseroan menurun dari Rp46,99 miliar menjadi Rp29,17 miliar, dan Beban usaha Perseroan menurun dari Rp98,45 miliar menjadi Rp87,67 miliar.

Aset DKFT pada 2015 mencapai Rp1,36 triliun (Kas Rp277,44 miliar), tumbuh dari Rp1,19 (kas Rp445,80 miliar) triliun pada tahun 2014. Utang Perseroan menurun dari Rp56,66 miliar menjadi Rp55,51.

Related posts