Oktober 25, 2020

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Laba bersih ELSA turun 11,84% pada tahun 2015

Britama.com – Tahun 2015 ditandai dengan tantangan industri yang cukup berat terkait perlambatan aktifitas migas dikarenakan penurunan harga minyak dunia. Ditengah kondisi tersebut, Manajemen PT Elnusa Tbk (ELSA) terus berupaya untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas melalui perubahan metode kerja dan inovasi berkelanjutan yang disertai pengembangan bisnis serta penetrasi pasar baru, ELSA berhasil menekan penurunan pendapatan usaha serendah mungkin dan tetap mencatatkan pertumbuhan laba yang cukup menggembirakan. Sehingga sepanjang tahun 2015 yang penuh gejolak tersebut, Perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp3,7 triliun atau turun 10,6% dibanding tahun sebelumnya.

Manajemen Perseroan melaksanakan efisiensi dan efektivitas yang diikuti oleh perubahan metode kerja dan inovasi sehingga beban pokok penjualan terhadap pendapatan dari 81,99% pada tahun sebelumnya menjadi 80,96% pada tahun 2015. Marjin laba kotor tumbuh dari 18,00% menjadi 19,0 4%, sedangkan marjin laba usaha dan marjin EBITDA Perseroan juga masing – masing tumbuh menjadi 12,45% dan 19,56 %. Masih baiknya profitabilitas Elnusa ini juga turut dikontribusikan oleh anak perusahaan Perseroan terutama PT Elnusa Petrofin yang bergerak di bidang jasa distribusi dan logistik energi yang masih memiliki profitabilitas baik pada kondisi saat ini.

Laba bersih Perseroan turun 11,84% dari Rp426 miliar Rp58,37 per saham menjadi Rp375 miliar atau Rp51,38 per saham pada tahun 2015. Namun jika laba bersih tersebut tidak memperhitungkan laba atas penjualan tanah tahun 2014 yang sebesar Rp87 miliar, maka laba bersih tahun 2015 ini masih tumbuh sebesar 10,92% dengan marjin laba bersih tumbuh dari 8,01% menjadi 9,94%.

Struktur neraca ELSA juga masih cukup kuat dengan posisi kas yang mencapai Rp935 miliar dan kas atas hasil operasi sebesar Rp424 miliar. Posisi hutang berbunga akhir tahun 2015 yang tercatat sebesar Rp740 miliar, maka dapat dikatakan posisi Elnusa masih berada pada kondisi net cash di mana hal ini merupakan sesuatu yang tidak banyak dimiliki oleh perusahaan dalam industri migas nasional saat ini.

Related posts