Oktober 21, 2020

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Laba bersih INCO anjlok menjadi USD50,50 juta pada tahun 2015

Britama.com – Perusahaan pertambangan nikel swasta terbesar di Indonesia, PT Vale Indonesia Tbk (INCO) membukukan penurunan laba bersih pada tahun 2015 70,69% menjadi US50,50 juta atau USD0,005 per saham dibandingkan USD172,27 juta atau USD0,017 per saham pada periode yang sama tahun 2014.

Penurunan kinerja INCO pada tahun 2015 tersebut disebabkan oleh Pendapatan pokok Perseroan yang mengalami penurunan dari USD1,04 miliar menjadi USD789,75 juta, penurunan pendapatan tersebut akibat lesunya ekonomi dunia yang berimbas pada harga nickel. Pendapatan lain Perseroan mengalami kenaikan dari USD0,91 juta menjadi USD1,36 juta. Pendapatan Pokok Perseroan seluruhnya berasal dari pertambangan dan pengolahan nikel dengan harga patokan berasal dari LME (London Metal Exchange).

Beban pokok Perseroan menurun dari USD731,42 juta menjadi USD671,39 juta, dan Beban usaha Perseroan mengalami penurunan dari USD14,46 juta menjadi USD11,56 juta, serta Beban Lainnya mengalami penurunan dari USD43,667 juta menjadi USD28,40 juta. Beban Keuangan Perseroan juga menurun dari USD12,51 juta menjadi USD9,92 juta.

Hingga tahun 2015, aset INCO pada mencapai USD2,29 miliar, turun dari USD2,33 miliar pada tahun 2014. Total utang Perseroan menurun dari USD548,84 juta tahun 2014 menjadi USD455,20 juta pada tahun 2015.

Related posts