Oktober 22, 2020

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Laba bersih UNTR / United Tractor sebesar Rp3,85 triliun pada tahun 2015

Britama.com – Emiten Jasa Pertambangan dan pertambangan batubara, alat berat, Jasa Konstruksi dan Properti dari Grup Astra PT United Tractor Tbk (UNTR) penurunan kinerja pada tahun 2015 sebesar 28,17% dengan laba bersih menjadi Rp3,85 triliun atau Rp1.033 per saham dari laba bersih pada periode yang sama tahun 2014 yaitu Rp5,36 triliun atau Rp1.281 per saham.

Penurunan kinerja UNTR tahun 2015 terutama disebabkan oleh Pendapatan utama perseroan mengalami penurunan sebesar 7,13% menjadi Rp49,35 triliun di tahun 2015 dari Pendapatan utama perseroan di tahun 2014 yaitu sebesar Rp53,14 triliun, dan Cadangan kerugian penurunan nilai properti pertambangan UNTR meningkat dari Rp2,74 triliun menjadi Rp5,26 triliun. UNTR merupakan perusahaan yang bergerak dibidang penjualan alat kontraktor, tambang, jasa konstruksi, serta perbaikan mesin konstraktor merk komatsu. Pendapatan terbesar perseroan berasal dari Pendapatan Jasa dengan Pendapatan pada tahun 2015 dan tahun 2014 masing-masing sebesar Rp33,72 triliun dan Rp35,38 triliun, dan Penjualan sebesar Rp15,63 triliun dan Rp17,57 triliun. Berikut ini adalah rincian pendapatan perseroan antara lain

  1. Penjualan
    • Mesin Konstruksi – Rp11,78 triliun dan Rp13,10 triliun.
    • Batubara – Rp3,81 triliun dan Rp4,66 triliun.
    • Industri Konstruksi – Rp30,87 miliar triliun dan Rp-.
  2. Pendapatan Jasa
    • Kontraktor Penambangan – Rp30,54 triliun dan Rp33,49 triliun.
    • Mesin Konstruksi – Rp1,85 triliun dan Rp1,88 triliun.
    • Kontraktor Konstruksi (dari ACST) – Rp1,32 dan Rp0.

Untuk Beban Pokok Perseroan menurun dari Rp41,07 triliun tahun 2014 menjadi Rp37,65 triliun tahun 2015, dan Pendapatan (beban) keuangan menurun dari Rp154,33 miliar menjadi Rp72,37 miliar, serta Beban Usaha mengalami penurunan sedikit dari Rp2,57 triliun menjadi Rp2,56 triliun, sedangkan Pendapatan (beban) lain mengalami peningkatan dari Rp185,67 miliar menjadi Rp701,88 miliar.

Pada awal tahun 2015, United Tractors Tbk membentuk pilar bisnis ke-empat yaitu Kontraktor Konstruksi. Realisasi tersebut salah satunya adalah dengan mengakuisi mayoritas saham PT Acset Indonusa Tbk (ACST), sebuah perusahaan publik di Indonesia yang menyediakan jasa manajemen konstruktis bangunan dan pondasi.

Total aset Perseroan pada tahun 2015 sebesar Rp61,72 triliun, naik 2,33% dari Total aset 2014 yaitu Rp60,31 triliun, dan Total utang pada tahun 2015 mencapai Rp22,47 triliun, naik 3,17% dari total utang 2014 yaitu Rp21,78 triliun.

Related posts