Oktober 28, 2020

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Turunkan penyisihan kerugian, Laba bersih BJBR pada akhir tahun 2015 mencapai Rp1,38 triliun

Britama.com – Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (BJBR) mencatat kenaikan laba bersih pada tahun 2015 sebesar 25,45% menjadi Rp1,38 triliun atau Rp142.02 per saham dari Laba bersih pada tahun 2014 sebesar Rp1,10 triliun atau Rp113,85 per saham.

Pertumbuhan kinerja Perseroan di Q3 2015 didukung oleh kenaikan Pendapatan Bunga dan Syariah tahun 2015 sebesar 14,68% menjadi Rp10,08 triliun dari Pendapatan Bunga dan Syariah tahun 2014 sebesar Rp8,79 triliun, sedangkan Pendapatan Operasional perseroan mengalami penurunan sedikit dari Rp616,97 miliar menjadi Rp565,79 miliar. Di bawah ini adalah rincian Pendapatan Bunga dan Syariah Bank Jabar pada tahun 2015 dan tahun 2014 yaitu

  1. Pendapatan Bunga
    • Kredit – Rp7,72 triliun dan Rp7,03 triliun.
    • Penempatan pada BI dan Bank Lain – Rp514,17 miliar dan Rp514,11 miliar.
    • Giro pada BI dan Bank Lain – Rp39,19 miliar dan Rp35,81 miliar.
    • Surat Berharga – Rp838,80 miliar dan Rp407,69 miliar.
    • Lainnya – Rp0,74 miliar dan Rp2,59 miliar.
  2. Syariah
    • Margin – Rp525,07 miliar dan Rp363,19 miliar.
    • Bagi Hasil – Rp184,49 miliar dan Rp2189,37 miliar.
    • Penempatan Sewa Ijarah – Rp12,42 miliar dan Rp19,54 miliar.
    • Fee Ujroh – Rp0 dan Rp0,24 miliar.
  3. Provisi dan Komisi Syariah – Rp248,19 miliar dan Rp228,99 miliar.

Beban Bunga dan Syariah mencapai Rp5,11 triliun, naik 18,01% dari Beban Bunga dan Syariah pada tahun 2014 yaitu Rp4,33 triliun, dan Beban Operasional mengalami kenaikan dari Rp2,97 triliun menjadi Rp3,59 triliun.

Manajemen mengurangi penyisihan kerugian penurunan nilai dari Rp662,68 miliar pada tahun 2014 menjadi Rp137,52 miliar pada tahun 2015.

Pada Akhir tahun 2015 total Aset Bank Jabar mencapai Rp88,70 triliun, naik 16,92% dari total Aset Perseroan pada tahun 2014 yaitu sebesar Rp75,86 triliun, dan total Utang Perseroan pada tahun 2015 mencapai Rp76,07 triliun naik dari Rp63,91 triliun, serta Dana Syirkah Temporer Rp4,87 triliun di tahun 2015, dan di tahun 2014 mencapai Rp4,87 triliun.

Related posts