Mei 09, 2021

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Akhir tahun 2015, Kinerja ANTM / ANTAM makin memburuk

Britama.com – PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) masih mencatat kerugian bersih sebesar Rp1,44 triliun atau Rp (120) per saham. Kinerja ANTM anjlok bila dibandingkan dengan Rugi bersih pada tahun 2014 yaitu Rp745,53 miliar atau Rp(78) per saham.

Kerugian tersebut disebabkan oleh Laba kotor Perseroan menurun dari Rp793,36 miliar menjadi Rp195,14 miliar atau turun 75,40%. Penurunan laba kotor tersebut disebabkan Efisiensi yang dilaksanakan oleh ANTM belum maksimal, sehingga biaya produksi tetap membesar.

Selain itu, Beban Pokok penjualan juga mengalami kenaikan dari Rp8,63 triliun menjadi Rp10,34 triliun, dan Beban Lain-lain yang mengalami lonjakan dari Rp225,29 miliar menjadi Rp297,95 miliar, serta Beban Keuangan juga mengalami kenaikan dari Rp57,89 miliar menjadi Rp172,81 miliar, sedangkan beban usaha menurun dari Rp930,42 miliar menjadi Rp896,58 miliar.

Meskipun ANTM mengalami kerugian, Penjualan Perseroan tetap meningkat. Penjualan ANTM pada tahun 2015 Rp10,38 triliun, tumbuh 11,25% dari Penjualan tahun 2014 yaitu Rp9,33 triliun, Pendapatan (Kerugian) dari entitas asosiasi mengalami kenaikan dari Rp(370,55) miliar menjadi Rp(496,57) miliar. Penjualan ANTM pada tahun 2015 dan 2014 terdiri dari Penjualan Emas, Feronikel, Bijih Nikel, Batubara, Alumina, Bauksit. Penjualan Komoditas Emas yang memberikan konstribusi terbesar ke ANTM yaitu 70,42% pada tahun 2015 yaitu Rp7,31 triliun dan 2014 sebesar Rp4,90 triliun, selain itu antara lain:

  1. Feronikel – Rp2,72 triliun miliar dan Rp3,98 triliun.
  2. Batubara – Rp168,68 miliar dan Rp179,41 miliar.
  3. Perak – Rp92,58 miliar dan Rp158,69 miliar.
  4. Bijih Bauksit – Rp66,06 miliar dan Rp19,75 miliar.
  5. Bijih Nikel – Rp10,91 dan Rp89,19 miliar.
  6. Jasa Logam Mulia – Rp4,71 miliar dan Rp4,67 miliar.

Total aset ANTM pada tahun 2015 mencapai Rp30,36 triliun, naik 37,75% (adanya revaluasi aset di tahun 2015 sehingga meningkat sebesar Rp2,89 triliun dan right issue) dari Rp22,04 triliun di tahun 2014, Utang ANTM sebesar Rp12,04 triliun di tahun 2015, naik dari Rp9,95 triliun tahun 2014.

Sebagai catatan, ANTM ada right issue (Penawaran umum terbatas) pada bulan oktober.

Related posts