Januari 24, 2021

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Akhir tahun 2015, Laba bersih Kalbe Farma Tbk / KLBF turun 3,38%

Britama.com – Emiten perusahaan obat swasta terbesar di Indonesia PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) melaporkan penurunan laba bersih pada tahun 2015 sebesar 3,38% menjadi Rp2,00 triliun atau Rp42,76 per saham dari Laba bersih pada tahun 2014 yaitu sebesar Rp2,07 triliun atau Rp44,08 per saham.

Meskipun laba bersih KLBF menurun, penjualan perseroan tetap mengalami pertumbuhan sebesar 2,99% menjadi Rp17,89 triliun dari penjualan pada periode yang sama tahun 2014 yaitu Rp17,37 triliun. Penjualan terbesar KLBF berada di pasar lokal dengan pendapatan pada tahun 2015 dan tahun 2014 masing-masings sebesar Rp16,99 triliun dan Rp16,57 triliun, sedangkan Ekspor Rp888,71 miliar dan Rp796,92 miliar. Di bawah ini adalah rincian pendapatan KLBF pada tahun 2015 dan tahun 2014 yaitu

  1. Domestik
    • Obat resep – Rp3,97 triliun dan Rp4,03 triliun.
    • Produk kesehatan – Rp2,64 triliun dan Rp2,53 triliun.
    • Nutrisi – Rp4,97 triliun dan Rp4,48 triliun.
    • Distribusi dan Logistik – Rp5,41 triliun dan Rp5,53 triliun.
  2. Ekspor
    • Obat resep – Rp323,11 miliar dan Rp299,47 miliar.
    • Produk kesehatan – Rp423,91 miliar dan Rp392,46 miliar.
    • Nutrisi – Rp140,58 miliar dan Rp104,56 miliar.
    • Distribusi dan logistik – Rp1,11 miliar dan Rp0,43 miliar.

Beban penjualan mengalami kenaikan dari Rp8,89 triliun menjadi Rp9,29 triliun, Beban usaha dan lainnya mengalami pertumbuhan sebesar 4,03% menjadi Rp5,94 triliun dari Rp5,71 triliun pada tahun 2014, sedangkan Pendapatan (beban) bunga meningkat dari Rp26,80 miliar menjadi Rp77,41 miliar.

Beban Pajak Perseroan mencapai Rp663,19 miliar, meningkat dari Rp642,92 miliar di tahun 2014.

Total aset KLBF pada tahun 2015 mencapai Rp13,70 triliun, tumbuh 10,13% dari aset tahun 2014 yaitu Rp12,43 triliun. Utang perseroan mengalami kenaikan sedikit dari Rp2,68 triliun tahun 2014 menjadi Rp2,76 triliun pada tahun 2015.

Related posts