Mei 08, 2021

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Akhir tahun 2015, Laba bersih PGAS sebesar USD401,20 juta

Britma.com – Emiten pendistribusian gas terbesar di Indonesia, PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) mengumumkan penurunan kinerja pada tahun 2015 sebesar 43,59% dengan laba bersih menjadi USD401,20 juta atau USD0,02 per saham dibandingkan USD711,18 juta atau USD0,03 per saham.

Pencapaian kinerja Perseroan yang kurang memuaskan pada tahun 2015 tersebut disebabkan oleh ekonomi yang lesu sehingga konsumsi gas oleh industri menurun, dan harga jual rata juga mengalami penurunan yang tercermin dari Penjualan Gas Perseroan menurun dari USD3,25 miliar menjadi USD3,07 miliar atau turun 5,54%. Berikut ini adalah rincian penjualan gas Perseroan pada tahun 2015 dan 2014 yaitu

  1. Distribusi gas – USD2,56 miliar dan USD2,91 miliar.
    • Industri – USD2,56 miliar dan USD2,85 miliar.
    • Komersial – USD43,65 juta dan USD55,94 juta.
    • SPBG (Stasiun Pengisian Bahan bakar gas) – USD2,22 juta dan USD0,47 juta.
    • Rumah Tangga – USD4,17 juta dan USD4,43 juta.
  2. Transmisi Gas – USD7,03juta dan USD30,15 juta.
  3. Penjualan minyak dan Gas Neto – USD263,70 juta dan USD297,80 juta.
  4. Konstruksi – USD151,71 juta dan USD-.
  5. Sewa Pembiayaan – USD22,90 juta dan USD-.
  6. Sewa Fiber Optik – USD6,38 juta dan USD8,66 juta.
  7. Lain-lain – USD4,26 dan USD7,62 juta.

Laba dari ventura bersama menurun dari USD65,62 juta menjadi USD48,78 juta.

Beban Pokok Perseroan mengalami peningkatan dari USD1,97 miliar menjadi USD2,11 miliar, dan Beban Keuangan mengalami peningkatan dari USD41,63 juta menjadi USD100,72 juta, sedangkan beban usaha Perseroan meningkat USD426,47 juta menjadi USD397,62 juta (penurunan beban usaha dan lainya disebabkan pendapatan lain Perseroan pada tahun 2015 mengalami peningkatan).

Akibat fluktuasi nilai rupiah, Perseron mengalami kerugian kurs cukup besar yaitu USD14,30 juta pada tahun 2015, sedangkan pada tahun 2014 Perseroan mengalami keuntungan kurs sebesar USD49,07 juta.

Aset PGAS tahun 2015 mencapai USD6,50 miliar, meningkat sedikit dari USD5,69 miliar pada tahun 2014, dan utang Perseroan meningkat dari USD2,81 miliar menjadi USD3,47 miliar.

Related posts