April 17, 2021

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Akhir tahun 2015, Laba bersih TINS / Timah Tbk tinggal 101,58 miliar

Britama.com – PT Timah Tbk (TINS) melaporkan kinerja sepanjang tahun 2015, dengan laba bersih Perseroan sebesar Rp101,58 miliar atau Rp14 per saham. Jumlah tersebut menurun 84,91% dibandingkan lab bersih pada periode yang sama tahun lalu yaitu Rp673,01 miliar atau Rp90 per saham.

Kinerja TINS yang merosot pada tahun 2015 disebabkan oleh penurunan harga jual timah rata-rata timah menurun yang tercermin dari Penurunan Pendapatan Kotor Perseroan dari Rp1,62 triliun menjadi Rp0,69 triliun atau turun 57,41%. Pendapatan kotor tersebut didapat dari Penjualan pokok dikurangi dengan Beban Pokok Perseroan.

Penjualan Perseroan menurun dari Rp7,52 triliun menjadi Rp6,87 triliun. Penjualan produk Perseroan terutama untuk ekspor dengan Pendapatan pada tahun 2015 dan 2014 masing-masing sebesar Rp6,35 triliun dan Rp6,83 triliun, sedangkan Lokal hanya Rp193,49 miliar dan Rp391,92 miliar. Berikut ini adalah Pendapatan Perseroan pada tahun 2015 dan 2014 yaitu

  1. Logam Timah dan Tin Solder – Rp6,55 triliun dan Rp7,22 triliun.
  2. Tin Chemical – Rp130,65 miliar dan Rp103,67 miliar.
  3. Jasa galangan kapal – Rp5,35 miliar dan Rp11,54 miliar.
  4. Batubara – Rp126,77 miliar dan Rp2181,21 miliar.
  5. Jasa Eksplorasi – Rp63,01 miliar dan Rp-.

Beban Pokok mengalami meningkat dari Rp5,90 triliun menjadi Rp6,19 triliun, dan Beban Kuangan TINS mengalami kenaikan dari Rp95,40 miliar menjadi Rp120,63 miliar, sedangkan Beban Usaha menurun dari Rp652,36 miliar menjadi Rp604,51 miliar.

Perlu diketahui, TINS mulai merambah bisnis property dengan pendapatan pada tahun 2015 menurun sedikit dari Rp206,19 miliar menjadi Rp183,36 miliar.

Beban Pajak Perseroan menurun dari Rp351,85 miliar menjadi Rp66,60 miliar.

Hingga akhir tahun 2015, total Aset TINS mencapai Rp9,28 triliun turun sebanyak 5,69% dari Aset pada periode yang sama tahun 2014 yaitu Rp9,84 triliun, sedangkan total Utang TINS juga mengalami penurunan dari Rp5,34 triliun tahun 2014 menjadi Rp3,91 triliun pada tahun 2015.

Related posts