Januari 20, 2021

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Hingga akhir 2015, BNBR tetap mengalami kerugian

Britama.com – PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR) membukukan Kerugian bersih yang sangat besar yaitu Rp1,75 triliun atau Rp(18,62) / Dilusian Rp(18,38) per saham, Kerugian BNBR tersebut menunjukan kinerja Perseroan pada tahun 2015 anjlok bila dibandingkan dengan kinerja Perseroan pada tahun 2014 yang masih mencatatkan Keuntungan bersih Rp155,10 miliar atau Rp1,65 per saham.

Anjloknya kinerja BNBR pada tahun tersebut disebabkan oleh Rugi kurs sebesar Rp722,17 miliar pada tahun 2015, sedangkan pada tahun 2014 hanya mengalami kerugian kurs sebesar Rp162,76 miliar, dan Perseroan juga mengalami kerugian dari penurunan nilai Investasi sebesar Rp968,10 miliar pada tahun 2015, dan Pendapatan usaha yang mengalami penurunan cukup besar dari Rp6,38 triliun menjadi Rp4,66 triliun atau turun 26,96% . Pendapatan usaha perseroan pada tahun 2015 dan tahun 2014 terdiri dari

  1. Infrastruktur dan manufaktur – Rp3,27 triliun dan Rp4,87 triliun
  2. Perdagangan, jasa dan Investasi – Rp63,37 miliar dan Rp387,18 miliar.
  3. Lainnya – Rp1,32 triliun dan Rp1,12 triliun.

Pada Akhir tahun 2015, Beban Pokok Perseroan mengalami penurunan sebesar 29,79% menjadi Rp2,71 triliun dari Beban Pokok tahun 2014 sebesar Rp3,86 triliun, dan beban keuangan menurun dari Rp598,99 miliar menjadi Rp543,54 miliar, Sedangkan Beban Usaha mengalami penurunan dari Rp619,61 miliar menjadi Rp560,123 miliar.

Hingga akhir tahun 2015, total aset BNBR tercatat Rp9,19 triliun, turun 18,74% dari total aset tahun 2014 sebesar Rp11,31 triliun, sedangak total utang Perseroan tahun 2015 mencapai Rp13,12 triliun, turun dikit dari total utang tahun 2014 Rp13,50 triliun.

Related posts