September 26, 2021

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Kinerja 2015: Kerugian GDST / Gunawan Dianjaya Steel Semakin Besar

Britama.com – PT Gunawan Dianjaya Steel Tbk (GDST) melaporkan kinerja yang kurang memuaskan pada tahun 2015 dengan mengalami kerugian sebesar Rp55,21 miliar atau Rp(6,73) per saham bila dibandingkan dengan kinerja pada tahun 2014 yang masih membukukan kerugian bersih sebesar Rp(13,56) miliar atau Rp1,65 per saham.

Merosotnya kinerja Perseroan disebabkan bahan baku Perseroan mengalami kenaikan harga, yang tercermin pada tahun 2015 Perseroan telah membukukan penuruna laba kotor 84,36% menjadi Rp9,68 miliar dibandingkan Rp61,89 miliar.

Untuk Pendapatan Pokok Perseroan pada tahun 2015 mengalami penurunan sebesar 25,41% menjadi Rp913,79 miliar dari penjualan pada tahun 2014 yaitu sebesar Rp1,22 triliun. Berikut ini adalah rincian penjualan produk Perseroan pada tahun 2015 dan tahun 2014 yaitu:

  1. Plat Local – Rp699,32 miliar dan Rp1,05 triliun.
  2. Plat Ekspor – Rp159,86 miliar dan Rp94,23 miliar.
  3. Waste – Rp58,94 miliar dan Rp67,00 miliar.
  4. Bahan Baku – Rp27,06 miliar dan Rp1,54 miliar.
  5. Diskon – Rp(1,38) miliar dan Rp(0,51) miliar.

Beban Pokok Perseroan mengalami penurunan dari Rp1,15 triliun menjadi Rp904,11 miliar, dan beban usaha & lainnya mengalami peningkatan dari Rp80,31 miliar menjadi Rp83,13 miliar.

Aset GDST hingga tahun 2015 sebesar Rp1,18 triliun, turun dari Rp1,36 triliun. Utang Perseroan menurun dari Rp497,41 miliar menjadi Rp379,52 miliar.

Related posts