Mei 18, 2021

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Kinerja 2015: Kerugian ISAT / Indosat mulai menurun

Britama.com – Salah satu penyediaan jasa telekomunikasi terbesar di Indonesia, PT Indosat Tbk (ISAT) membukukan kerugian tahun 2015 sebesar Rp1,31 triliun atau Rp(241,08) per saham, Angka tersebut menurun bila dibandingkan dengan Kerugian pada periode yang sama tahun 2014 yaitu Rp2,01 triliun atau Rp(369,60) per saham.

Pencapaian kinerja Indosat pada tahun 2015 didukung oleh Pendapatan Perseroan mengalami pertumbuhan sebesar 11,12% menjadi Rp26,77 triliun dari Pendapatan pada periode yang sama tahun lalu yaitu Rp24,09 triliun. Pendapatan ISAT pada tahun 2015 dan tahun 2014 terdiri dari

  1. Seluar – Rp21,90 triliun dan Rp19,48 triliun.
  2. Multimedia, Data dan Internat (MIDI) – Rp3,75 triliun dan Rp3,51 triliun.
  3. Telekomunikasi tetap – Rp1,12 triliun dan Rp1,10 triliun.

Untuk Beban Jasa Telekomunikasi meningkat dari Rp10,41 triliun menjadi Rp11,21 triliu, dan beban Penyusutan menglami peningkatan dari Rp8,23 triliun menjadi Rp8,77 triiliun, serta beban keuangan meningkat dari Rp2,27 triliun menjadi Rp2,61 triliun, sedangkan beban usaha dan lainnya meningkat dari Rp4,80 triliun menjadi 4,73 triliun.

Perlu diketahui Perseroan pada tahun 2015 mengalami kerugian kurs yang cukup tinggi yaitu Rp1,29 triliun, sedangkan pada tahun 2014 mengalami kerugian kurs hanya Rp0,24 triliun.

Aset ISAT pada tahun 2015 mencapai Rp55,39 triliun, turun sedikit dari aset pada tahun 2014 yaitu Rp53,27 triliun. Utang Perseroan mengalami peningkatan dari Rp38,97 triliun menjadi Rp42,12 triliun.

Related posts