April 19, 2021

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Laba bersih Summarecon Agung Tbk / SMRA susut 38,26% pada tahun 2015

Britama.com – Emiten property dan Real estat, PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) melaporkan penurunan kinerja pada tahun 2015 sebesar 38,26% menjadi Rp855,19 miliar atau Rp55,96 per saham dibandingkan Rp1,39 atau Rp96,01 per saham pada periode yang sama tahun 2014.

Merosotnya kinerja SMRA disebabkan oleh melonjaknya beban keuangan perseroan dari Rp158,87 miliar pada tahun 2014 menjadi Rp409,21 miliar pada tahun 2015, dan Beban Usaha juga mengalami kenaikan dari Rp979,61 miliar menjadi Rp1,14 triliun, serta beban pokok pendapatan mengalami peningkatan dari Rp2,70 triliun menjadi Rp2,72 triliun.

Selain itu, Pendapatan Perseroan mengalami penurun dari Rp5,76 triliun menjadi Rp5,63 triliun. Di bawah ini adalah rincian pendapatan pokok Perseroan pada tahun 2015 dan tahun 2014 yaitu

  1. Penjualan Properti – Rp3,98 triliun dan Rp4,21 triliun.
    • Rukan (Rumah Kantor) – Rp954,10 miliar dan Rp1,47 triliun.
    • Apartemen – Rp1,63 triliun dan Rp116,07 miliar.
    • Rumah – Rp1,35 triliun dan Rp1,99 triliun.
    • Kapling – Rp37,21 miliar dan Rp624,52 miliar.
  2. Pendapatan Sewa – Rp1,24 triliun dan Rp1,12 triliun.
    • Mall dan Retail – Rp1,18 triliun dan Rp1,05 miliar.
    • Perkantoran – Rp24,64 miliar dan Rp39,88 miliar.
    • Hunian – Rp9,32 miliar dan Rp8,99 miliar.
    • Kormesial dan Lainnya – Rp28,94 miliar dan Rp18,47 miliar.
  3. Lainnya – Rp404,29 miliar dan Rp434,31 miliar.

Hingga akhir tahun 2015, total aset SMRA mencapai Rp18,76 triliun, meningkat 18,21% dari total aset tahun 2014 yaitu Rp15,87 triliun. Total utang mengalami kenaikan dari Rp9,46 triliun menjadi Rp11,23 triliun.

Related posts