April 19, 2021

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

SUPR Cetak Laba Bersih Sebesar Rp136,88 Miliar

Britama.com – Emiten Infrastruktur telekomunikasi PT Solusi Tunas Pratama Tbk (SUPR) melaporkan laba bersih pada tahun 2015 sebesar Rp136,88 miliar atau Rp122,42 per saham, angka tersebut memperlihatkan kinerja Perseroan mulai membagus bila dibandingkan dengan Kerugian bersih pada tahun 2014 yaitu Rp380,44 miliar atau Rp(478,43) per saham.

Pencapaian kinerja SUPR pada tahun 2015 tersebut didukung oleh ada Pendapatan pokok Perseroan mengalami peningkatan sebesar 67,29% menjadi Rp1,79 triliun dari pendapatan pada tahun 2014 yaitu Rp1,07 triliun. Pendapatan pokok perseroan pada tahun 2015 dan tahun 2014 terdiri dari Sewa dan Pemeliharaan Menara. Di bawah ini adalah beberapa pelanggan utama SUPR pada tahun 2015 dan tahun 2014 yaitu:

  1. PT XL Axiata Tbk (EXCL) – Rp755,43 miliar dan Rp319,07 miliar.
  2. PT Hutchison 3 Indonesia – Rp398,63 miliar dan Rp133,99 miliar.
  3. PT Telekomunikasi Selular – Rp188,87 miliar dan Rp148,32 miliar.
  4. PT Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) – Rp111,96 miliar dan Rp99,26 miliar.
  5. PT Indosat Tbk (ISAT) – Rp108,61 miliar dan Rp66,74 miliar.
  6. PT Internux – Rp92,26 miliar dan Rp61,58 miliar.
  7. PT Smartfren Telecom Tbk (FREN) – Rp46,82 miliar dan Rp31,85 miliar.
  8. PT Daya Mitra Telekomunikasi – Rp34,32 miliar dan Rp-.
  9. PT Putra Agra Binangun – Rp16,19 miliar dan Rp-.
  10. PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) – Rp0 miliar dan Rp162,83 miliar.
  11. PT Ericsson Indonesia – Rp- dan Rp24,53 miliar.
  12. PT Axis Telekom Indonesia – Rp0 dan Rp4,77 miliar.
  13. Lainnya – Rp27,76 miliar dan Rp19,00 miliar.

Untuk Beban Pokok Perseroan meningkat dari Rp208,63 miliar menjadi Rp324,10 miliar, Sedangkan Beban Keuangan Perseroan meningkat dari Rp0,44 triliun menjadi Rp1,04 triliun, Serta Beban usaha meningkat dari Rp103,15 miliar menjadi Rp131,06 miliar.

Aset SUPR pada tahun 2015 mencapai Rp13,74 triliun, tumbuh sedikit dari aset pada tahun 2014 yaitu Rp12,89 triliun. Utang Perseroan mengalami penurunan dari Rp11,03 triliun menjadi Rp8,92 triliun.

Related posts