Oktober 21, 2020

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Awal Bulan Juni (01/06/2016): Perhatikan Emiten ASII, INCO, LSIP, dan TLKM

Britama.com – Astra International Tbk (ASII): Trend Bearish & Fase Distribusi, didukung Stochastic Bearish, Candle bullish 3 Outside up, Penutupan di atas 6393, trend volume menurun, masih dukung kerawanan koreksi dan membatasi peluang rebound terbatas selama di bawah 7025. Peluang penurunan di bawah 6150 untuk ajang akumulasi. Rekomendasi: Beli 6525-6650 target 6800-7000 stop loss di bawah 6150.

Vale Indonesia Tbk (INCO): Trend Bearish & Fase Distribusi, didukung Stochastic oversold, Candle Double bottom, Penutupan di bawah 1765, trend volume meningkat, dapat dorong peluang rebound terbatas dan rawan profit taking, selama di bawah 1780. Penurunan di bawah 1595, peluang untuk akumulasi. Rekomendasi: Beli 1640 – 1665 target 1695-1745 stop loss di bawah 1595.

Perusahaan Perkebunan London Sumatera Indonesia Tbk (LSIP): Trend Bearish & Fase Distribusi, didukung Stochastic Oversold, Candle bearish 3 inside down, Penutupan di bawah 1525, trend volume menurun, masih dukung kerawanan koreksi dan membatasi peluang rebound terbatas selama di bawah 1575. Rekomendasi: Beli 1435 – 1460 target 1485-1535 stop loss di bawah 1320.

Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM): Trend Netral & Fase Akumulasi, didukung Stochastic Bullish, Candle Spinning Top, penutupan di atas 3.599, trend volume meningkat, dapat dorong peluang kenaikan terbatas, rawan profit taking selama di bawah 3995. Penurunan di bawah 3435, peluang untuk akumulasi. Rekomendasi: Beli 3670-3720 target 3.780-3895 Stop loss 3435.

Sebagai info, transaksi investor asing di Keempat emiten tersebut pada hari sebelumnya (31/05/2016), sebagai berikut: ASII asing (jual Rp317,20 miliar dan beli Rp319,34 miliar), INCO asing (jual Rp1,64 miliar dan beli Rp2,87 miliar), LSIP asing (jual Rp5,86 miliar dan beli Rp2,30 miliar), TLKM asing (jual Rp489,85 miliar dan beli Rp606,37 miliar).

Perhatian: britama.com tidak memberikan pernyataan akurat atau tidak akurat terhadap segala pendapat / rekomendasi / informasi / saran / data-data sebagaimana tercantum dalam Website ini karena hanya bersifat memberikan informasi pasar saham. Pilihan dalam berinvestasi sepenuhnya menjadi keputusan dan tanggung jawab pribadi investor.

Related posts