Oktober 28, 2020

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Hari ini (15/06/2016) : Perhatikan emiten ADRO, KIJA, LPKR, dan PTBA

Britama.com – Adaro Energy Tbk (ADRO): Trend Bearish & Fase Distribusi, didukung Stochasic Bullish, Candle Bullish Long White, Penutupan di atas 810, trend volume meningkat, masih dukung peluang kenaikan selama di atas 900. Rekomendasi: Beli 835-850 target 870-900 stop loss di bawah 760.

Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) Trend Bearish & Fase Distribusi, didukung Stochasic Bullish, Candle Bullish Long White, Penutupan di atas 273, trend volume meningkat, masih dukung peluang kenaikan selama di atas 300. Rekomendasi: Beli 281-286 target 290-298 stop loss di bawah 266.

Lippo Karawaci Tbk (LPKR): Trend Bearish & Fase Distribusi, didukung Stochasic Oversold, Candle Hanging Man, Penutupan di bawah 1000 trend volume meningkat, masih dukung kerawanan koreksi dan membatasi peluang rebound terbatas selama di bawah 1030. Peluang penurunan di bawah 900 untuk ajang akumulasi. Rekomendasi: Beli 955-970 target 990-1015 stop loss di bawah 905.

Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA): Trend Bearish & Fase Distribusi, didukung Stochastic Bullish, Candle Bullish Harami, Penutupan di atas 7000, trend volume meningkat, dapat dorong peluang kenaikan terbatas, selama di atas 7975. Penurunan di bawah 6900, peluang untuk akumulasi. Rekomendasi: Beli 7300-7450 target 7575-7900 stop loss di bawah 6925.

Sebagai info, transaksi investor asing di Keempat emiten tersebut pada hari sebelumnya (14/06/2016), sebagai berikut: ADRO asing (jual Rp28,69 miliar dan beli Rp12,40 miliar), KIJA asing (jual Rp0,80 miliar dan beli Rp5,72 juta), LPKR asing (jual Rp8,81 miliar dan beli Rp4,38 miliar), PTBA asing (jual Rp6,99 miliar dan beli Rp5,96 miliar).

Perhatian: britama.com tidak memberikan pernyataan akurat atau tidak akurat terhadap segala pendapat / rekomendasi / informasi / saran / data-data sebagaimana tercantum dalam Website ini karena hanya bersifat memberikan informasi pasar saham. Pilihan dalam berinvestasi sepenuhnya menjadi keputusan dan tanggung jawab pribadi investor.

Related posts