Oktober 26, 2020

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Rajawali grup gagal menjual saham TAXI

Britama.com – Express Transindo Utama Tbk (TAXI) belum menemukan peminat setelah berkali – kali ingin melego kepemilikan 51% melalui PT Rajawali Corpora. Divestasi saham oleh Grup Rajawali hingga saat ini batal.

Di sisi lain perseroan akan mengurangi utang bank dengan cara penjualan asset tidak produktif . Akhir tahun ini, ditargetkan total utang bank perseroan akan berkurang 30%-40%.

Penjualan asset yang tidak terpakai tersebut dimaksudkan untuk mengurangi beban utang kepada perbankan senilai Rp600 miliar. Aset yang akan dijual berupa tanah di Bekasi, Jakarta, dan Tangerang.

Sebagai catatan, Aset TAXI pada Q1 2016 mencapai Rp2,82 triliun, menurun sedikit dari Rp2,88 triliun pada tahun 2015, dan utang Perseroan menurun dari Rp1,96 triliun menjadi Rp1,91 triliun.

Selanjutnya TAXI melaporkan kinerja pada Q1 2016 yang kurang bagus dengan mengalami kerugian sebesar Rp9,84 miliar atau Rp(4,58) per saham dibandingkan Periode yang sama tahun 2015 yang masih mencetak Laba bersih Rp20,32 miliar atau Rp9,47 per saham.

Hal ini disebabkan oleh pendapatan pokok yang mengalami penurunan dari Rp247,09 miliar menjadi Rp210,49.

Related posts