Oktober 22, 2020

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Satelit BRISAT milik BRI akan diluncurkan pada pertengahan Juni ini

Britama.com – Bank Rakyat Indonesia Persero Tbk (BBRI) menjadwalkan kembali peluncuran satelit BRISat pada 16 Juni 2016 waktu Kourou, Guyana Prancis, atau 17 Juni 2016 WIB.

Satelit BRISat senilai Rp3,375 triliun itu akan diluncurkan pada 16 Juni 2016 pukul 17.30 waktu Prancis, atau 3.30 WIB pada 17 Juni 2016. Tidak ada kerugian bagi perseroan dengan penundaan BRISat karena peluncuran satelit BRISat masih tanggung jawab Arianespace, yang merupakan perusahaan layanan peluncuran satelit.

Satelit BRISat juga belum diserahterimakan ke BRI, karena masih ditangani perusahaan manufaktur satelit asal Amerika Serikat, Space System/Loral (SSL). Setelah peluncuran ke angkasa, ada dua fase lagi yakni pengorbitan dan penyerahan satelit, kira-kira waktunya 90 hari setelah peluncuran baru akan diserahkan terima ke BRI.

Keterlambatan peluncuran satelit tersebut tidak mengalami kerugian finansial yang berarti, Hal tersebut karena dalam rencana bisnis perseroan, satelit ini diluncurkan pada rentang Juni-Juli 2016. Jadi penundaan ke 16 Juni dari 8 Juni 2016 masih dalam rentang jangka waktu rencana BRI.

Satelit BRISat sebelumnya telah dinyatakan lolos uji kelayakan dan tes performa akhir. Satelit itu rencananya akan diluncurkan di Kourou, Guyana Prancis di Amerika Selatan, pada 8 Juni 2016 waktu setempat atau 9 Juni 2016 dini hari Waktu Indonesia Barat.

Namun, Arianespace harus menunda waktu peluncuran karena terdapat kerusakan pada konektor fluida pada roket Ariane 5. BRISat akan membantu BRI untuk memperluas jangkauan layanan keuangan ke daerah-daerah terpencil dan memasok infrastruktur digital kepada 59.000 agen Laku Pandai BRI. Dengan BRISat, emiten bersandi BBRI itu menjadi satu-satunya perbankan di dunia yang memiliki dan mengoperasikan satelitnya sendiri.

Related posts