Oktober 20, 2019

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Perusahaan Patungan CITA, PT Well Harves Winning melakukan Ekspor Perdana SGA ke Tiongkok

Britama.com – PT well Harvest winning Alumina Refinery (WHW AR) yang sahamnya 30% dimiliki oleh PT Cita Mineral Investindo Tbk (CITA) pada tanggal 12 Agustus 2016 melakukan ekspor perdana Smelter Grade Alumina (SGA) sebanyak 50,000 ton dengan tujuan shandong – Tiongkok, dari pabrik pengolahan dan pemurnian bauksit menjadi alumina (alumina refinery) di Kendawangan, Ketapang – Kalimantan Barat.

Ekspor perdana ini dilepas oleh Company Representative WHW AR, Alan Budihardja, Li Yu Yong – Deputy General Manager wHW AR, serta Li wen Jun – Winning Representative. lni pertama kalinya lndonesia melakukan ekspor SGA hasil karya bangsa ke luar negeri. “Pengiriman ekspor perdana ini merupakan salah satu wujud upaya kami untuk menunjukkan kepada dunia bahwa kualitas produk alumina dalam negeri, terutama yang diproduksi oleh wHW AR layak menjadi unggulan,” kata Direktur WHW AR, Li Mu Ming yang juga hadir di acara pelepasan ekspor perdana ini.

Li Mu Ming menjelaskan, pengangkutan alumina telah dimulai sejak l Agustus 2016 dari terminal khusus WHW AR menuju tongkang dan selanjutnya ke mother vessel pertama tipe BOX yang berjumlah 2 vesseldengan masing-masing kapasitas angkut 28,000 ton untuk menuju Tiongkok.

Pengangkutan alumina sendiri memakan waktu 8-10 hari dengan perkiraan 10 hari perjalanan. Target penjualan utama wHW AR adalah pemenuhan pemintaan dalam negeri, Tiongkok, lndia, serta Timur Tengah.

“Bisnis alumina di lndonesia terbilang penuh tantangan, terutama dalam hal penanaman modal untuk membuat pabrik pengolahan dan pemurnian bauksit menjadi alumina (alumina refinery). Selain lokasi pabrik yang memerlukan wilayah yang luas, juga kebutuhan akan listrik yang cukup besar yaitu 160 megawatt untuk memproduksi hingga 2 juta ton alumina. Tapi sekali lagi ini merupakan wujud kemandirian industri pertambangan di lndonesia yang berorientasi pada komoditas hilir,” jelas Li Mu Ming.

WHW AR merupakan pionir alumina refinery di lndonesia dengan hasil pengolahan dan pemurnian bauksit menjadi Smelter Grade Alumina (SGA) berkadar ≥ 98,6% dengan bahan baku yang dipenuhi langsung daricadangan bauksit milik Harita Group dan perusahaan pemegang lzin Usaha Pertambangan (lUP) bauksit.

WHW AR juga memiliki infrastruktur dan fasilitas yang mendukung untuk kemampuan berproduksi sebanyak l juta ton alumina per tahun dan akan meningkatkan kapasitas produksi hingga 2 juta ton per tahun pada 2018 mendatang. Dengan dukungan seluruh shareholder dan stakeholder, Li Mu Ming yakin ekspor perdana ini membuktikan bahwa lndonesia terutama provinsi Kalimantan Barat kaya akan potensi sumber daya alam pertambangan dan mineral.

Selain itu, WHW AR juga berkomitmen untuk menerapkan good industry pratice dan good mining practice untuk para penyedia bauksit WHWAR dalam pengoperaslan pabrik pengolahan dan pemurnian alumina refineri, serta bagi masyarakat pada umumnya.

Related posts