Desember 16, 2018

Select your Top Menu from wp menus

Laba bersih ADRO / Adaro Energy Tbk naik 16,16% pada Q3 2016

Britama.com – Salah satu emiten batubara terbesar di Indonesia, PT Adaro Energy Tbk (ADRO) mencatatkan peningkatan kinerja pada Q3 2016 sebesar 16,16% menjadi USD209,11 juta atau USD0,00654 (dilusian USD0,00608) dibandingkan USD180,02 juta atau USD0,00563 (dilusian USD0,00524) juta per saham pada periode yang sama tahun sebelumnya.

Pencapaian kinerja ADRO pada Q3 2016 tersebut terutama didukung oleh Perseroan memperoleh keuntungan lain sebesar USD24,75 juta (Keuntungan kurs USD6,86 juta dan lainnya USD17,89 juta), sedangkan pada periode yang sama tahun lalu mengalami Rugi lain-lain sebesar USD10,06 juta (Kerugian kurs sebesar USD19,43 juta dan Keuntungan lainnya USD9,37 juta). Untuk Pendapatan Perseroan masih mengalami penurunan dari USD2,11 miliar menjadi USD1,78 miliar, berikut ini adalah rincian penjualan Perseroan pada Q3 2016 dan Q3 2015 yaitu

  1. Pertambangan dan perdagangan batubara – USD1,65 miliar dan USD1,97 miliar.
  2. Jasa Pertambangan – USD324,69 juta dan USD356,98 juta.
  3. Logistik – USD161,89 juta dan USD139,86 juta.
  4. Lainnya – USD60,05 juta dan USD67,17 juta.
  5. Eliminasi – USD(425,23) juta dan USD(419,16) juta.

Ekspor merupakan pasar utama Perseroan dengan penjualan pada Q3 2016 dan Q3 2015 masing-masing sebesar USD1,24 miliar dan USD1,57 miliar, sedangkan domestic USD539,88 juta dan USD543,78 juta, di bawah ini adalah rincian pasar ekspor ADRO, yaitu

  1. Tiongkok – USD196,47 juta dan USD316,36 juta.
  2. India – USD222,75 juta dan USD217,28 juta.
  3. Jepang – USD150,45 juta dan USD136,92 juta.
  4. Korea – USD149,57 juta dan USD173,05 juta.
  5. Lain-lain – USD368,91 juta dan USD511,00 juta.

Beban Pokok Perseroan menurun dari USD1,68 miliar menjadi USD1,31 miliar, dan beban usaha mengalami penurunan dari USD106,28 juta menjadi USD208,10 juta, serta Beban Keuangan menurun dari USD33,35 juta menjadi USD31,75 juta.

Untuk Beban Pajak Perseroan mengalami peningkatan dari USD102,62 juta menjadi USD138,43 juta.

Hingga Q3 2016, Aset ADRO mencapai USD6,13 miliar, naik dari aset pada tahun 2015 yaitu sebesar USD5,96 miliar. Utang Perseroan stagnan dari USD2,61 miliar menjadi USD2,61 miliar.

Related posts