Desember 16, 2018

Select your Top Menu from wp menus

Laba bersih Astra International Tbk / ASII Q3 2016 turun sedikit

Britama.com – PT Astra International Tbk (ASII) membukukan laba bersih pada Q3 2016 sebesar Rp11,28 triliun atau Rp279 per saham, angka tersebut menurun sebesar 6,00% bila dibandingkan dengan Laba bersih Q3 2015 yaitu sebesar Rp12,00 triliun atau Rp296 per saham.

Penurunan kinerja Astra International pada Q3 2016 disebabkan oleh penurunan Pendapatan utama perseroan sebesar 4,26% menjadi Rp132,29 triliun dari Pendapatan Q3 2015 yaitu Rp138,18 triliun. Astra merupakan Perusahaan holding yang memiliki banyak usaha dari Konstruksi, manufaktur, perkebunan, jasa keuangan, teknologi informasi, kendaraan bermotor, serta penjualan alat berat. Pendapatan terbesar diatribusikan dari Penjualan Kendaraan Bermotor dengan Pendapatan pada Q3 2016 dan Q3 2015 masing-masing sebesar Rp70,46 triliun dan Rp71,42 triliun, selain itu antara lain

  1. Jasa Keuangan – Rp13,13 triliun dan Rp12,89 triliun.
  2. Alat Berat – Rp33,90 triliun dan Rp38,30 triliun.
  3. Agribisnis – Rp9,59 triliun dan Rp10,35 triliun.
  4. Infrastruktur dan Logistik – Rp5,99 triliun dan Rp5,75 triliun.
  5. Teknologi Informasi – Rp1,70 triliun dan Rp1,61 triliun.
  6. Teknologi Informasi – Rp0,02 triliun dan Rp0,02 triliun.
  7. Eliminasi – Rp(2,51) triliun dan Rp(2,15) triliun.

Untuk Beban Pokok perseroan mengalami penurunan dari Rp110,91 triliun Q3 2015 menjadi Rp106,56 triliun Q3 2016, sedangkan Beban Usaha dan lainnya mengalami kenaikan dari Rp8,87triliun menjadi Rp9,44 triliun.

Hingga akhir September 2016, Total Aset Astra International mencapai Rp249,98 triliun, naik dari Aset tahun 2015 yaitu Rp245,44 triliun, dan Total utang mencapai Rp118,17 triliun turun dari Rp118,90 triliun tahun 2015.

Related posts