Oktober 23, 2018

Select your Top Menu from wp menus

Laba bersih Ciputra Development / CTRA turun 48,78% pada Q3 2016

Britama.comPT Ciputra Developement Tbk (CTRA) pada Q3 2016 melaporkan kinerja yang kurang bagus dengan penurunan laba bersih sebesar 48,78% menjadi Rp478,99 miliar atau Rp31 per saham dibandingkan Rp935,11 miliar atau Rp61 per saham pada periode yang sama tahun lalu.

Penurunan kinerja CTRA pada Q3 2016 tersebut terutama disebabkan oleh Pendapatan Pokok perseroan mengalami penurunan dari Rp5,36 triliun menjadi Rp4,42 triliun atau turun 17,54%. Pendapatan Perseroan terdiri dari Penjualan properti dan Real Estat. Pendapatan dari Penjualan Properti yang memberikan konstribusi terbesar dengan penjualan Q3 2016 dan Q3 2015 masing-masing sebesar Rp3,29 triliun dan Rp4,37 triliun, sedangkan Real Estat sebesar Rp1,13 triliun dan Rp0,99 triliun. Di bawah ini adalah rincian penjualan dan pendapatan real estat perseroan pada Q3 2016 dan Q3 2015 yaitu

  1. Penjualan Properti
    • Rumah hunian dan Ruko – Rp2,45 triliun dan Rp2,87 triliun.
    • Apartemen – Rp635,98 miliar dan Rp1,22 triliun.
    • Kantor – Rp1374,0 miliar dan Rp193,30 miliar.
    • Kapling – Rp70,48 miliar dan Rp87,35 miliar.
  2. Pendapatan sewa
    • Pusat Niaga – Rp550,01 miliar dan Rp529,08 miliar.
    • Hotel dan Service Apartemen – Rp289,48 miliar dan Rp244,97 miliar.
    • Rumah Sakit – Rp107,83 miliar dan Rp60,89 miliar.
    • Kantor – Rp81,92 miliar dan Rp81,36 miliar.
    • Lapangan Golf – Rp34,52 miliar dan Rp33,10 miliar.
    • Lain-lain – Rp65,57 miliar dan Rp45,50 miliar.

Beban Pokok Pendapatan mengalami penurunan sedikit dari Rp2,66 triliun menjadi Rp2,28 triliun, sedangkan Beban Usaha mengalami kenaikan dari Rp0,92 triliun menjadi Rp0,97 triliun, dan Beban Keuangan mengalami peningkatan dari Rp201,87 miliar menjadi Rp270,41 miliar.

Aset CTRA pada akhir September 2016 mencapai Rp27,40 triliun, naik dari total aset pada tahun 2015 yaitu sebesar Rp26,27 trilun, sedangkan total utang di Q3 2016 mencapai Rp13,88 triliun, turun dari Rp13,21 triliun pada tahun 2015.

Related posts