November 29, 2020

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Anak usaha DOID dapat kontrak senilai Rp6,5 triliun

Britama.com – Delta Dunia Makmur Tbk (DOID) melalui anak usahanya yaitu PT Bukit Makmur Mandiri Utama (BUMA) telah menandatangani dua kontrak jasa penambangan dengan Adaro Indonesia Tbk (ADRO) dan PT Angsaran Jaya Energy (AJE) dengan total nilai kontrak mencapai Rp6,5 triliun.

Kontrak dengan Adaro adalah kontrak perubahan dari kontrak pertambangan yang sudah ada untuk Paringin Pit di Tanjung Balong Kalimantan Selatan senilai Rp5,7 triliun.

Kontrak dengan Adaro Indonesia akan berakhir pada tahun 2022 untuk pengelupasan tanah 223 juta bcm. Sementara AJE adalah konsumen baru yang beroperasi di Tanah Bambu, Kalimantan Selatan dimana nilai kontrak jasa pertambangan dengan AJE senilai Rp862 miliar.

Kontrak dengan AJE berakhir pada tahun 2018 dengan pengelupasan tanah sebanyak 19 juta bcm. BUMA telah menandatangani kontrak tahun 2016 dengan nilai total Rp49,3 triliun.

Meskipun harga batubara rebound, DOID membidik target konservatif pada tahun depan dengan peningkatan minimum 10% menjadi 319 juta ton. Rerata kontrak pertambangan dari pelanggan perseroan di atas 3 tahun.

DOID optimistis target kontrak tahun ini akan tercapai, bahkan meningkat dari rencana 270 juta ton. Kontrak pengupasan telah mencapai 267,3 juta ton dan produksi 31,9 juta ton.

Related posts