Desember 03, 2020

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

ANTM telah melakukan penjualan perdana produk GFA

Britama.com – PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) / ANTAM telah mengumumkan bahwa Perseroan melalui Unit Bisnis Pertambangan Emas (UBPE) Pongkor telah melakukan penjualan perdana produk Green Fine Aggregat (GFA).

GFA merupakan upaya inovasi bidang pengelolaan lingkungan berupa pemanfaatan tailing pengolahan emas menjadi bahan baku material konstruksi.

Penjualan ini merupakan bagian dari tahap komersialisasi produk GFA setelah diresmikan oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Dr. Ir. Siti Nurbaya, M. Sc. pada 12 April 2016 lalu.

Direktur Operasi ANTAM, Agus Zamzam Jamaluddin mengatakan: “Pemanfaatan tailing menjadi produk yang bernilai tambah ini merupakan salah satu wujud pelaksanaan good mining practice di ANTAM. Perseroan berupaya menekan serendah mungkin dampak lingkungan yang timbul dari aktivitas operasional penambangan. Pemanfaatan GFA merupakan yang pertama kalinya di Indonesia. GFA saat ini tidak hanya digunakan untuk keperluan internal namun dapat dimanfaatkan pula oleh masyarakat bahkan bernilai ekonomis dan mampu diserap oleh pasar karena ramah lingkungan.”

GFA adalah material sisa proses pemisahan mineral emas dan perak dari bijih (ore) di tambang emas Pongkor.

Di dunia pertambangan secara umum, pengelolaannya lebih banyak dilakukan dengan cara ditempatkan di tailing storage facility (TSF) yang merupakan metode serupa dengan land ll, demikian pula di tambang emas Pongkor.

GFA dimanfaatkan sebagai komponen penyusun beton menggunakan metode solidi5kasi dan geopolimerisasi untuk komponen bahan bangunan diantaranya adalah batako, paving block, cone block, kanstein, bata ringan, bata press, panel/tiang beton, rigid pavement untuk jalan, u-ditch, v-ditch, ubin beton, genteng, serta ornamen beton dan median jalan.

Di sisi lain pemanfaatan GFA ini juga bermanfaat mengurangi beban lingkungan sekaligus menjaga keberlanjutan daerah operasional sejalan dengan rencana pascatambang Pongkor.

Pemanfaatan GFA telah mendapatkan ijin melalui Keputusan Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia Nomor 07.86.10 Tahun 2014 Tentang Ijin Pemanfaatan Limbah B3 ANTM Unit Bisnis Pertambangan Emas Pongkor di Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, Provinsi Jawa Barat. Kini GFA juga telah berserti5kat Standar Nasional Indonesia (SNI).

Pada penjualan perdana ini tercatat telah terjual 20.527 buah ubin, 16.422 genteng, 20.363 batako dan berbagai varian lainnya.

Related posts