November 24, 2020

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

APLN akan fokus pengembangan UKM

Britama.com – Agung Podomoro Land Tbk (APLN) membidik Usaha Kecil dan Menengah (UKM) lebih dari 30.000 tenant untuk bergabung di Trade Mall (TM) miliknya di 2017. APLN menyebutkan ruang mall dengan sistem sewa, sedangkan ruang trade mall dengan sistem jual (kepemilikan) sehingga bisa diagunkan ke bank.

Saat ini ada sekitar 30.000 tenant kini telah bergabung dibawah payung TM Podomoro di seluruh trade mall diatas dengan rata-rata per mall 20.000-150.000 pengunjung per hari.

Rata-rata omset perdagangan per tenant setiap bulan lebih dari Rp 1 miliar. Pada 2017, Perseroan menargetkan lebih dari 30.000 tenant akan bergabung.

Konsep trade mall berbeda dengan mall. Jika mall lebih fokus pada penyewaan ruang kepada tenant-tenant besar yang menjual barang-barang branded terkenal, trade mall merupakan kumpulan kios-kios pedagang yang umumnya usaha kecil menengah (UKM).

Selama 2016, puncak pembelanjaan di Trade Mall Agung Podomoro, khususnya penjual Batik dan Busana muslim dimulai 3 bulan sebelum lebaran. Selain dikunjungi berbagai masyarakat dari berbagai kota di Indonesia, TM Agung Podomoro juga mendapatkan pembeli dari berbagai negara seperti Asia, Amerika, Eropa dan Australia untuk TM LTC Glodok dan TM Kenari Mas.

Sementara dari Malaysia, Brunei bahkan Nigeria umumnya lebih berminat berburu busana muslim di TM Blok B Tanah Abang dan TM Thamrin City. Sedangkan pengunjung Timur Tengah lebih nyaman berburu Gaharu Di TM Mangga dua Square serta pengunjung Srilanka dan Pakistan yang lebih tertarik dengan batu-batuan perhiasan di TM Season City.

Related posts