Desember 06, 2020

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Denda bunga dibatalkan, BUMI cetak laba bersih sebesar USD73,05 juta pada Q3 2016

Britama.com – Pada Q3 2016, PT Bumi Resources Tbk (BUMI) melaporkan kinerja yang cukup bagus dengan membukukan laba bersih sebesar USD73,05 juta atau USD2,02 per saham, dibandingkan kerugian yang dialami Perseroan pada periode yang sama tahun sebelumnya yaitu sebesar USD627,99 juta atau USD(24,81).

Pencapaian kinerja BUMI pada Q3 2016 tersebut didukung oleh Pendapatan Neto lain-lain yang mencapai USD350,84 juta dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu masih mengalami kerugian hingga mencapai USD169,21 juta. Pendapatan Neto lain terdiri dari Pendapatan dari Pembatalan denda bunga yang disetujui oleh para kreditor dalam PKPU (Restrukturisasi utang atau Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang) Perseroan yaitu sebesar USD171,23 juta, dan Pendapatan lain-lain yaitu USD179,61 juta. Sedangkan pada periode yang sama tahun sebelumnya Pendapatan (Kerugian) Neto Lain-lain disebabkan oleh Rugi yang direalisasikan sebesar USD175,92 miliar. Selain Kinerja BUMI didukung oleh Pendapatan Neto Lain, Perseroan juga memperoleh penurunan kerugian yang cukup besar akibat penurunan nilai aset yaitu dari USD212,33 juta pada Q3 2015 menjadi USD51,83 juta pada Q3 2016.

Sementara itu, Untuk pendapatan Pokok Perseroan masih mengalami penurunan dari USD30,18 juta pada Q3 2015 menjadi USD18,07 juta pada periode yang sama tahun 2016. Berikut ini adalah rincian Pendapatan BUMI pada Q3 2016 dan Q3 2015 yaitu

  1. Penjualan batubara – USD- dan USD3,32 juta.
  2. Jasa – USD18,07 juta dan USD30,18 juta.

Untuk laba asosiasi Perseroan juga masih mengalami penurunan dari USD52,90 juta menjadi USD29,06 juta.

Beban Pokok Perseroan menurun dari USD3,20 juta menjadi USD0, dan Beban usaha menurun dari USD24,38 juta menjadi USD20,89 juta, serta beban Keuangan turun dari USD368,14 juta menjadi USD283,34 juta.

Pada Laporan Q3 2016, Total aset BUMI mencapai USD3,35 miliar, menurun dari USD3,39 miliar tahun 2015, dan utang perseroan mencapai USD6,21 miliar, turun dari USD6,30 miliar tahun 2015.

Related posts