November 28, 2020

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Perhatikan saham ERAA, INCO, PWON dan SSMS pada hari ini (06/12/2016)

Britama.com – Erajaya Swasembada Tbk (ERAA): Trend Bearish & Fase Distribusi, didukung Stochastic Overbought, Candle Higher High, Penutupan di atas 595, trend volume meningkat, dapat dorong peluang kenaikan terbatas, selama di bawah 665 . Penurunan di bawah 585, peluang untuk akumulasi. Rekomendasi: Beli 610-625 target 640-660 stop loss di bawah 585.

Vale Indonesia Tbk (INCO): Trend Bullish & Fase Distribusi, didukung Stochastic Oversold, Candle Bearish 3 Outside Down, Penutupan di bawah 3475, trend volume meningkat, dapat dorong peluang kenaikan terbatas selama di bawah 3650. Penurunan di bawah 3200 untuk akumulasi. Rekomendasi: Beli 3400-3450 target 3520 – 3630. stop loss below 3200.

Pakuwon Jati Tbk (PWON): Trend Bearish & Fase Distribusi, didukung Stochastic Overbought, Candle matching high, Penutupan di atas 635, trend volume menurun, dapat dorong peluang penurunan terbatas, selama di bawah 710. Penurunan di bawah 630 peluang untuk akumulasi. Rekomendasi: BUY 655-670 target 685-705 stop loss di bawah 630.

Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS): Trend Bearish & Fase Distribusi, didukung Stochastic Bullish, Candle Bullish Harami, Penutupan di atas 1.320, trend volume meningkat, dapat dorong peluang kenaikan terbatas, selama di atas 1475. Penurunan di bawah 1.265, peluang untuk akumulasi. Rekomendasi: Beli 1355-1380 target 1410-1460 stop loss di bawah 1265.

Sebagai info, transaksi investor asing di Keempat emiten tersebut pada hari sebelumnya (05/12/2016), sebagai berikut: ERAA asing (jual Rp0,12 miliar dan beli Rp0), INCO asing (jual Rp24,02 miliar dan beli Rp10,25 miliar), PWON asing (jual Rp10,88 miliar dan beli Rp19,85 miliar), SSMS asing (jual Rp13,03 miliar dan beli Rp12,31 miliar).

Perhatian: britama.com tidak memberikan pernyataan akurat atau tidak akurat terhadap segala pendapat / rekomendasi / informasi / saran / data-data sebagaimana tercantum dalam Website ini karena hanya bersifat memberikan informasi pasar saham. Pilihan dalam berinvestasi sepenuhnya menjadi keputusan dan tanggung jawab pribadi investor.

Related posts