Desember 01, 2020

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Produksi CPO Bakrie Sumatera Plantations masih stagnan pada tahun 2017

Britama.com – Meski harga batu minyak kelapa sawit mentah (crude palm oil/CPO) meroket, PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP) memerkirakan produksi pada tahun depan akan stagnan. Manajemen Perseroan menyatakan, rebound harga CPO menjadi harapan baru bagi perseroan. Namun produksi CPO pada tahun depan minimum stagnan bila dibandingkan dengan tahun ini.

Harga CPO terus menurun sejak 2015 dan 2016. Namun, menjelang akhir tahun ini, harga CPO mulai menanjak naik setelah terjadi El Nino yang membuat inventory di Malaysia menipis. Akhirnya, harga CPO merangkak naik.

Harga komoditas sawit membaik di level bulanan terendah USD530 per ton free on board (FOB) Malaysia pada Januari ke level tertinggi USD690 pada September 2016. Di sisi lain kebijakan pungutan CPO fund USD50 per ton untuk subsidi program biodiesel nasional menyebabkan diskon harga CPO domestik yang diterima perseroan dan petani dari menjual CPO dan fres fruit bunch di pasar lokal.

Diperkirakan Harga CPO sepanjang tahun depan bisa meningkat lagi, lebih tinggi bila dibandingkan dengan 2016. Namun, produksi CPO secara nasional diproyeksi bakal terkoreksi 10%-15% pada tahun ini dibandingkan dengan periode 2015.

Perseroan memerkirakan produksi CPO tahun depan bakal stagnan 200.000 ton, sama dengan sepanjang tahun ini. Tahun depan, perseroan menganggarkan dana belanja modal (capital expenditure/capex) senilai RP100 miliar-Rp150 miliar untuk replanting.

Sementara itu, Perseroan akan menambahkan replanting yang dilakukan perseroan telah mencapai 4% dari total kebun tertanam 59.951 Hektare. Tahun depan, perseroan juga tidak berencana untuk akuisisi kebun baru, hanya fokus replanting dan penyelesaian pabrik downstream.

Related posts