November 25, 2020

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Hari ini (09/01/2017) : ADHI, ADRO, ANTM, dan BSDE

Britama.com – Adhi Karya Tbk (ADHI): Trend Bearish & Fase Distribusi, didukung Stochastic Bearish, Candle Bearish Engulfing, Penutupan di atas 2055, trend volume menurun, masih dukung kerawanan koreksi dan membatasi peluang rebound terbatas selama di bawah 2295. Rekomendasi: Beli 2100-2145 target 2190-2250 stop loss di bawah 1990.

Adaro Energy Tbk (ADRO): Trend Bearish & Fase Distribusi, didukung Stochastic Bearish, Candle Bearish Engulfing, Penutupan di atas 1585, trend volume menurun, masih dukung kerawanan koreksi dan membatasi peluang rebound terbatas selama di bawah 1810. Rekomendasi: Beli 1675-1710 target 1750-1790 stop loss di bawah 1585.

Aneka Tambang Tbk (ANTM): Trend Bearish & Fase Distribusi, didukung Stochastic Bearish, Candle Small Bearish, Penutupan di bawah 900, trend volume meningkat, dapat dorong peluang penurunan terbatas, selama di atas 940. Kenaikan di bawah 940, peluang untuk akumulasi. Rekomendasi: Beli 855-870 target 890-925 stop loss di bawah 795.

Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE): Trend Bearish & Fase Distribusi, didukung Stochastic Bearish, Candle Bearish Engulfing, Penutupan di atas 1820, trend volume menurun, masih dukung kerawanan koreksi dan membatasi peluang rebound terbatas selama di bawah 1990. Rekomendasi: Beli 1825-1865 target 1900-1955 stop loss di bawah 1705.

Sebagai info, transaksi investor asing di Keempat emiten tersebut pada hari sebelumnya (06/01/2017), sebagai berikut: ADHI asing (jual Rp0,31 miliar dan beli Rp2,27 miliar), ADRO asing (jual Rp14,05 miliar dan beli Rp21,74 miliar), ANTM asing (jual Rp5,70 miliar dan beli Rp4,17 miliar), BSDE asing (jual Rp14,23 miliar dan beli Rp30,88 miliar).

Perhatian: britama.com tidak memberikan pernyataan akurat atau tidak akurat terhadap segala pendapat / rekomendasi / informasi / saran / data-data sebagaimana tercantum dalam Website ini karena hanya bersifat memberikan informasi pasar saham. Pilihan dalam berinvestasi sepenuhnya menjadi keputusan dan tanggung jawab pribadi investor.

Related posts