Mei 19, 2021

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

PPRO sedang mengurus right issue senilai Rp1,5 triliun

Britama.com – Pada saat ini, PT PP Properti Tbk (PPRO) sedang dalam proses pelaksanaan penambahan modal melalui Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau Rights issue dengan dana masuk yang diharapkan sekitar Rp1,5 Triliun. Aksi Korporasi PPRO masih dalam tahap Registrasi I ke OJK dan menunggu Pernyataan Efektif dari OJK.

Dengan tambahan dana tersebut, Perseroan akan menggunakan 70% atau Rp1 Triliun untuk investasi, 20% untuk tambahan modal kerja dan 10% untuk pembayaran hutang.

Investasi yang dilakukan utamanya untuk menambah landbank sekitar 10 ha sampai 20 ha yang pengembangannya dimulai tahun ini, serta sejumlah lahan yang diperlukan untuk pengembangan jangka menengah dan panjang Perseroan.

Disamping itu, dana tersebut akan digunakan untuk meningkatkan pendapatan berulang (recurring Income) berupa penambahan hotel di Surabaya, Lombok dan Labuan Bajo.

Dengan investasi tersebut, aset perseroan yang sebesar Rp8,8 Triliun di akhir tahun 2016 diharapkan menjadi sekitar Rp17 Triliun pada 3-5 tahun kedepan.

“Penambahan landbank dan hotel tersebut adalah upaya kami agar aset perseroan terus meningkat untuk mendukung pertumbuhan perseroan yang berkelanjutan”, demikian Taufik Hidayat mengakhiri.

Dalam waktu dekat perseroan akan meluncurkan produk barunya, Grand Shamaya, di Surabaya serta memulai operasi mal Lagoon Avenue Bekasi di Kalimalang.

Groundbreaking ketiga hotel barunya di Lombok, Surabaya dan Labuan bajo juga akan dilakukan dalam waktu dekat, sedangkan peluncuran produk-produk apartemen di Malang, Bandung dan Cikarang direncanakan pada triwulan ketiga tahun ini.

Related posts