April 07, 2020

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

PTBA siapkan belanja modal Rp 4 triliun untuk peningkatan kapasitas produksi dan akuisisi

Britama.com – Emiten Pertambangan batubara milik pelat merah, PT Bukit Asam Tbk (PTBA) tetap optimis dengan target produksi batubara yang mencapai 24 juta ton, atau naik 22,32% ketimbang produksi tahun lalu 19,62 juta ton. Ini berarti, tahun ini rata-rata per bulan produksi PTBA sekitar 2 juta ton.

Untuk mendukung target produksi tersebut, Perseroan akan mengakuisisi perusahaan tambang lain. Saat ini PTBA menjajaki akuisisi tambang batubara di Australia.

Dengan penambahan produksi, otomatis perusahaan memikirkan pasarnya. Untuk itu, PTBA tengah menjajaki pasar ekspor baru potensial. Asal tahu saja, ada 55% dari total produksi PTBA diperuntukkan untuk ekspor, sisanya untuk domestik.

Salah satu kontrak baru yang berhasil diraih adalah berasal dari pembeli di India. Selainn India ada beberapa negara tujuan ekspor lain yang sedang dijajaki. Untuk diketahui, PTBA saat ini tengah menggarap ekspor batubara ke Filipina, Bangladesh, Sri Lanka, Malaysia dan negara-negara di kawasan Timur Tengah.

Sementara itu, Tahun ini PTBA alokasikan belanja modal tahun ini Rp4 triliun untuk produksi. Sedangkan untuk akuisisi, PTBA alokasikan USD36 juta.

Selain bisnis tambang, perusahaan tengah merambah bisnis listrik dengan membangun Pembangkit Listrik Tenaga Uap Sumatera Selatan (VIII) berkapasitas 2×620 MW dengan desain mine mouth plant. Untuk proyek ini, PTBA telah menyiapkan dana investasi USD1,6 miliar.

Dari total dana investasi tersebut, sebesar USD1,2 miliar didapatkan dari pinjaman The Export-Import Bank of China yang didapat sejak Maret tahun lalu. Untuk itu, perusahaan menggandeng China Huadian Corporation untuk menggarap PLTU Sumsel VIII tersebut yang sebelumnya diproyeksikan beroperasi tahun 2019 mendatang.

Jika PLTU Sumsel VIII nantinya beroperasi, maka pembangkit itu membutuhkan setidaknya 3 juta ton batubara yang menjadi potensi fix income perusahaan. Yang jelas, Adib berharap, pembangunan PLTU Sumsel VIII tidak mengalami hambatan.

Dengan serangkaian ekspansi tersebut, PTBA berusaha memposisikan dirinya sebagai raksasa di industri batubara dan energi dalam negeri. Apalagi, saat ini PTBA memiliki cadangan batubara 3,33 miliar ton dengan masa tambang lebih dari 100 tahun lamanya.

Related posts