Desember 03, 2020

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Hari ini (30/03/2017) : Perhatikan emiten CPIN, KIJA, LPKR, dan PTBA

Britama.com – Charoen Phokpan Indonesia Tbk (CPIN): Trend Bullish & Fase Distribusi, didukung Stochastic oversold, Candle Bullish Engulfing, Penutupan di atas 3195, trend volume meningkat, dapat dorong peluang kenaikan terbatas selama di bawah 3525. Penurunan di bawah 3055 peluang untuk akumulasi. Rekomendasi: Beli 3260-3320 target 3385-3490 stop loss di bawah 3055.

Kawasan Industri Jababeka Tbk (KIJA) Trend Bearish & Fase Distribusi, didukung Stochasic Bullish, Candle Bullish Long White, Penutupan di atas 319, trend volume meningkat, masih dukung peluang kenaikan selama di atas 349. Rekomendasi: Beli 322-328 target 334-343 stop loss di bawah 304.

Lippo Karawaci Tbk (LPKR): Trend Bearish & Fase Distribusi, didukung Stochasic Oversold, Candle Hanging Man, Penutupan di bawah 755 trend volume meningkat, masih dukung kerawanan koreksi dan membatasi peluang rebound terbatas selama di bawah 785. Peluang penurunan di bawah 675 untuk ajang akumulasi. Rekomendasi: Beli 720-735 target 755-780 stop loss di bawah 675.

Tambang Batubara Bukit Asam Tbk (PTBA): Trend Bearish & Fase Distribusi, didukung Stochastic Bullish, Candle Bullish Harami, Penutupan di atas 11750, trend volume meningkat, dapat dorong peluang kenaikan terbatas, selama di atas 13250. Penurunan di bawah 10275, peluang untuk akumulasi. Rekomendasi: Beli 11100-11325 target 11550-11950 stop loss di bawah 10275.

Sebagai info, transaksi investor asing di Keempat emiten tersebut pada hari sebelumnya (29/03/2017), sebagai berikut: CPIN asing (jual Rp12,79 miliar dan beli Rp12,98 miliar), KIJA asing (jual Rp- dan beli Rp0,79 miliar), LPKR asing (jual Rp13,96 miliar dan beli Rp7,58 miliar), PTBA asing (jual Rp6,68 miliar dan beli Rp31,58 miliar).

Perhatian: britama.com tidak memberikan pernyataan akurat atau tidak akurat terhadap segala pendapat / rekomendasi / informasi / saran / data-data sebagaimana tercantum dalam Website ini karena hanya bersifat memberikan informasi pasar saham. Pilihan dalam berinvestasi sepenuhnya menjadi keputusan dan tanggung jawab pribadi investor.

Related posts