September 27, 2020

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Laba bersih ADRO tahun 2016 melonjak 119,51%

Britama.com – Salah satu emiten pertambangan batubara terbesar di Indonesia, PT Adaro Energy Tbk (ADRO) melaporkan kinerja yang sangat memuaskan pada tahun 2016 dengan laba bersih melonjak 119,51% menjadi USD334,62 juta atau USD0,01046 (Dilusian USD0,00974) per saham dibandingkan USD152,44 juta atau USD0,00477 (Dilusian USD0,00444) per saham.

Pencapaian Kinerja ADRO pada tahun 2016 tersebut terutama disebabkan oleh harga jual rata-rata batubara Perseroan yang mengalami peningkatan yang tercermin dari Laba Kotor Perseroan yang mengalami peningkatan sebesar 26,13% menjadi USD685,28 juta, meskipun pendapatan pokok Perseroan mengalami penurunan sebesar 5,97% menjadi USD2,52 miliar. Berikutnya adalah Laba usaha Perseroan juga naik sebesar 77,06% menjadi USD587,52 juta, hal tersebut didukung pendapatan lain Perseroan sebesar USD53,62 juta, sedangkan pada tahun 2015 mengalami kerugian lain sebesar USD78,41 juta. Selanjutnya Laba sebelum pajak Perseroan meningkat dari USD279,97 juta menjadi USD546,52 juta.

Sebagai catatan, Pendapatan Pokok Perseroan pada tahun 2016 terutama masih disumbangkan dari Penjualan batubara dengan mengalami penurunan sebesar 5,62% menjadi USD2,35 miliar dimana Pasar utama Perseroan masih berasal dari Penjualan keluar Negeri (Ekspor) dengan pendapatan pada tahun 2016 dan 2015 masing-masing sebesar USD1,78 miliar dan USD1,97 miliar, sedangkan lokal yaitu USD566,99 juta dan USD519,11 juta. Selain itu adalah Pendapatan dari Jasa Penambangan yang mengalami penurunan dari USD122,51 juta menjadi USD111,39 juta, sisanya adalah pendapatan lainnya.

Pada akhir tahun 2016, Total Aset ADRO meningkat 9,39% menjadi USD6,52 miliar, dan Total Utang Perseroan meningkat dari USD2,61 miliar tahun 2015 menjadi USD2,74 miliar pada tahun 2016.

Related posts