Februari 27, 2021

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

SRSN cetak kerugian sebesar Rp434,01 juta pada Q1 2017

Britama.com – Indo Acidatama Tbk (SRSN) melaporkan kinerja pada Q1 2017 yang merosot dengan mengalami kerugian bersih sebesar Rp434,01 juta atau Rp(0,07) per saham dibandingkan dengan kinerja pada Q1 2016 yang membukukan laba bersih sebesar Rp2,15 miliar atau Rp0,36 per saham.

Penurunan kinerja Perseroan pada Q1 2017 tersebut terutama disebabkan oleh Penurunan Penjualan SRSN sebesar 5,81% menjadi Rp132,01 miliar dari Rp140,15 miliar pada periode yang sama tahun lalu, dan diiringi penurunan laba kotor Perseroan dari Rp25,11 miliar pada Q1 2016 menjadi Rp24,43 miliar pada Q1 2017, selanjutnya laba usaha Perseroan menurun 24,11% menjadi Rp6,45 miliar pada Q1 2017, serta Laba (Rugi) sebelum pajak yaitu menurun dari Rp2,87 miliar menjadi Rp0,17 miliar pada Q1 2017. Kerugian sebelum Pajak dialami Perseroan diaktibatkan dari Peningkatan Biaya Keuangan Perseroan dari Rp5,63 miliar pada Q1 2016 menjadi Rp6,63 miliar pada Q1 2017.

Perlu diketahui, Pasar utama Perseroan berasal di dalam negeri atau domestik dengan Pendapatan pada Q1 2017 dan Q1 2016 yaitu masing-masing sebsear Rp126,54 miliar dan Rp125,13 miliar, sedangkan Ekspor hanya Rp5,47 miliar dan Rp15,02 miliar. Sementara itu Produk yang memberikan kontributor terbesar ke perseroan berasal dari Penjualan Ethanol (Alkohol) yaitu Rp111,77 miliar pada Q1 2017, turun 3,31% dari Rp115,60 miliar pada Q1 2016, dan sisanya berasal dari Acetic Acid, Ethyl Acetate, Pupuk, Tetes, Spiritus dan lain-lain.

Pada akhir Q1 2017, Aset SRSN tercatat sebesar Rp704,53 miliar atau turun 1,76% dari aset tahun 2016 yaitu Rp717,15 miliar, dan Utang Perseroan mengalami penurunan sedikit dari Rp315,10 miliar menjadi Rp302,91 miliar Q1 2017.

Related posts