September 20, 2018

Select your Top Menu from wp menus

ANTM sedang mengkaji pendanaan ulang obligasi senilai Rp900 miliar

Britama.com – Aneka Tambang Tbk (ANTM) mengkaji sumber pendanaan untuk melunasi obligasi jatuh tempo senilai Rp900 miliar pada tahun 2018. Perseroan memiliki sejumlah pilihan untuk melunasi pokok obligasi jatuh tempo tersebut.

Obligasi jatuh tempo yang dimaksud adalah obligasi berkelanjutan I tahap I tahun 2011 seri A senilai Rp900 miliar dengan tenor 7 tahun dengan kupon sebesar 8,8375%.

Pada tahun 2015 peringkat obligasi itu idA dan kemudian turun menjadi idBBB+ pada 2016. Obligasi seri B akan jatuh tempo pada tahun 2021 berjumlah pokok sebesar Rp 2,1 triliun dengan tenor 10 tahun dan kupon 9,05%. Setelah tahun 2011 ANTM belum kembali menerbitkan obligasi.

Sementara itu, ANTM telah memulai penjualan bijih nikel kadar rendah ke luar negeri seiring diberikannya rekomendasi ekspor bijih mineral dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral.

Antam telah mengekspor 165.000 wet metric ton (wmt) bijih nikel ke Tiongkok dan tengah bersiap untuk mengirimkan tahap selanjutnya. Perseroan menyatakan bisa mengirim sampai 2,7 juta wmt.

Related posts