November 29, 2020

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

BVIC menargetkan rasio kredit bermasalah di bawah 2,5%

Britama.com – Bank Victoria Internasional (BVIC) menargetkan rasio kredit bermasalah perseroan di bawah 2,5% hingga akhir tahun 2017.

Pada semester I 2017 rasio kredit bermasalah atau non-performing loan (NPL) gross Bank Victoria turun menjadi sebesar 3,66% dibandingkan dengan kuartal I 2017 yang sebesar 3,98% dan dari Juni 2016 yang berada pada posisi 4,35%. Dalam memperbaiki kualitas kredit itu, perseroan menjadikan restrukturisasi kredit sebagai pilihan pertama.

Selama semester I 2017 perseroan sudah merestrukturisasi kredit sekitar Rp1 triliun.

Meski restrukturisasi menjadi pilihan pertama perseroan dalam menekan rasio NPL, tetapi perseroan juga mempersiapkan diri untuk skema lainnya dalam pembenahan rasio kredit bermasalah, seperti penjualan aset.

Sejauh ini perseroan belum melakukan pengalihan aset, dan itu menjadi pilihan terakhir. Sampai semester I 2017 BVIC mencatatkan pertumbuhan kredit bank only sebesar 7,48% menjadi Rp14,12 triliun.

Dana pihak ketiga (DPK) bank only, perseroan mencatatkan kenaikan sebesar 5,65% menjadi Rp20,76 triliun. Laba bersih bank only naik sebesar 162,47% menjadi Rp127,99 miliar.

Related posts