Desember 08, 2019

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

TLKM dan Lockheed Martin terus berupaya keras memperbaiki Satelit Telkom 1

Britama.com – Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) dan dari pihak Lockheed Martin selaku pabrikan satelit Telkom-1 masih terus mendalami penyebab terjadinya anomali pada satelit Telkom-1 yang mengakibatkan gangguan layanan kepada pelanggan sejak Jumat (25/8).

Dibutuhkan waktu panjang untuk menyimpulkan penyebab terganggunya satelit Telkom-1, karena teknologi satelit sangat kompleks. Realisasi recovery hingga relokasi pelanggan satelit Telkom 1 ditargetkan selesai pada 10 September 2017. Sedangkan relokasi dilakukan antara lain ke Satelit Telkom 2, satelit Telkom 3S.

Sementara itu, TLKM berencana meluncurkan satelit Telkom 4 sebagai pengganti satelit Telkom 1 di slot orbit 108 BT. Perseroan akan mempercepat waktu peluncuran satelit tersebut dari jadwal yang sudah ditentukan.

Satelit Telkom 4 memiliki kapasitas yang sangat besar sampai 60 transponder, sementara satelit Telkom 1 hanya memiliki 36 transponder.

Related posts