Desember 03, 2020

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

BBTN: ada sekitar 150 miliar aset bermasalah

Britama.com – Pada kuartal III 2017 Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) mencatat rasio kredit bermasalah atau non performing loan (NPL) ke level 3,07% atau turun 16 basis poin (bps) dibandingkan 3,23% pada kuartal sebelumnya.

Jumlah itu turun drastis dibandingkan 3,6% pada kuartal III 2016. Mayoritas kredit bermasalah perseroan masih berasal dari kredit pemilikan rumah (KPR) non-subsidi.

Perseroan melakukan upaya penyelesaian guna menekan laju NPL secara mayoritas masih berupa penjualan aset dan sebagian direstrukturisasi. NPL dari sisi KPR subsidi mengalami penurunan secara signifikan. Sedang NPL KPR non-subsidi sampai dengan kuartal III 2017 masih ada kenaikan.

Langkah lain yang ditempuh BTN untuk menurunkan kredit bermasalah antara lain dengan membentuk Asset Management Unit (AMU). Meski belum beroperasi secara penuh, BBTN mencatat sedikitnya ada Rp150 miliar aset bermasalah BTN yang dibeli.

Related posts