Oktober 19, 2020

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

OJK akan menurunkan tarif pajak obligasi infrastruktur

Britama.com – Untuk meningkatkan daya tarik investor, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) siap merelaksasi pajak obligasi.

Selama ini pajak obligasi korporasi mencapai 20%, tetapi saat ini tengah dalam pengusulan untuk diturunkan menjadi 15% atau sama dengan pajak surat berharga negara (SBN).

Penurunan tarif pajak obligasi korporasi diusulkan disamakan dengan tarif pajak surat berharga Negara. Rencana penurunan pajak obligasi diharapkan bisa meningkatkan peran pasar modal untuk membiayai infrastruktur.

Saat ini kebutuhan pembiayaan infrastruktur nasional mencapai Rp2.394 triliun yang terdiri dari 37 proyek. Namun APBN hanya mampu mendanai sekitar Rp213 triliun atau setara 8,9% dari total kebutuhan.

Related posts