Desember 19, 2018

Select your Top Menu from wp menus

DWGL proyeksikan produksi batubara mencapai 6 juta ton

Britama.com – Dwi Guna Laksana Tbk (DWGL) memproyeksikan produksi batu bara akan mencapai 6 juta ton pada tahun 2018 dari saat ini sekitar 4 juta ton.

Hingga saat ini perseroan telah memasok batu bara untuk kebutuhan PLN, pembangkit listrik tenaga uap (PLTU), sesuai dengan perjanjian jual beli batubara (PJBB) jangka panjang.

Perseroan memiliki kontrak selama 20 tahun dengan PLN. Kontrak antara DWGL dengan PLN telah diteken sejak 2008, tetapi PLTU yang menggunakan pasokan batu bara perseroan mulai beroperasi pada 2011. Kontrak dengan PLN akan berakhir sekitar 2029-2030. Perjanjian PLN dengan DWGL bertujuan untuk memasok 7 pembangkit di beberapa provinsi yakni Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku dan Kalimantan.

Selain itu DWGL juga meneken kerja sama tambahan untuk memasok kebutuhan batu bara PLTU di Jawa dan Sulawesi. Pada tahun 2012 DWGL terkonsolidasi dengan Exploitasi Energi Indonesia Tbk (CNKO).

Grup CNKO akan mengalokasikan belanja modal tahun 2018 untuk modal kerja dan meningkatkan jasa pelabuhan. DWGL mengharapkan kontribusi dari sektor pelabuhan semakin meningkat pada tahun 2018.

Perseroan belum berencana untuk melakukan ekspansi di tahun 2018. Perseroan lebih fokus untuk meningkatkan pendapatan, profit dan persediaan batu bara.

Related posts