Britama.com – Pembangunan Perumahan Tbk (PTPP) melalui PP Energi akan membentuk perusahaan patungan (JV) untuk menggarap pembangkit listrik berkapasitas 200 MW di Filipina. Estimasi awal nilai proyek tersebut mencapai Rp4 triliun.
Dalam kajian saat ini, perseroan akan berpartisipasi dalam aspek investasi maupun untuk engineering, procurement, and construction (EPC).
Proyek tersebut merupakan bentuk usaha penambahan bisnis sekaligus portofolio yang baik dan diharapkan mendukung rencana IPO saham PP Energi pada 2019.
Selain itu, PP Energi tengah menggarap pembangkit listrik lainnya yang menggunakan bahan bakar berupa daur ulang sampah di Solo dengan nilai sekitar Rp600 miliar.