Oktober 22, 2018

Select your Top Menu from wp menus

Laba bersih BRPT menurun

Britama.com – Barito Pacific Tbk (BRPT) mencatatkan penurunan laba bersih 46,68% YoY pada semester I 2018 menjadi USD41,64 juta.

Penurunan laba disebabkan oleh turunnya kontribusi dari entitas anak usahanya dan refinancing sejumlah utang perusahaan.

Pada kuartal kedua tahun ini anak usahanya Chandra Asri Petrochemical Tbk (TPIA) yang mengalami penghentian produksi selama 95 hari sehingga mengurangi pendapatan perusahaan, ditambah dengan naiknya beban karena ada refinancing dari cost Star Energy yang tahun lalu digunakan untuk akuisisi Salak dan Darajat di Maret 2017.

Perusahaan melakukan refinancing pinjaman perusahaan sebesar USD660 juta kepada bank Tranche menggunakan Senior Secured Notes senilai USD580 juta yang akan jatuh tempop pada 2033 mendatang.

Kemudian, beban perusahaan juga meningkat karena adanya sejumlah biaya bunga dari fasilitas pinjaman dari anak usahanya. Beban tersebut juga ditambah dengan meningkatnya biaya naphta sebesar 29% dari USD 486/ton menjadi USD627 di periode Januari-Juni 2018 ini.

Di sisi lain, pada semester I tahun ini perusahaan sudah mengantongi pendapatan dari anak usaha barunya Star Energy. Perusahaan ini telah selesai diakuisisi perusahaan pada 7 Juni 2018 lalu.

Berdasarkan laporan keuangan konsolidasi di akhir Juni lalu perusahaan baru ini sudah berkontribusi pada pendapatan sebesar USD260 juta (Rp 3,77 triliun). Jumlah tersebut termasuk kontribusi dari aset panas bumi Salak dan Darajat.

Related posts