September 29, 2020

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Penawaran Umum Perdana (IPO) Saham PT Distribusi Voucher Nusantara Tbk (DIVA)

britama.com, Penawaran Umum Perdana (IPO / Initial Public Offering) Saham PT Distribusi Voucher Nusantara Tbk (DIVA) dilakukan oleh Trimegah Sekuritas Indonesia Tbk (TRIM / LG), PT Kresna Sekuritas (KS) (terafiliasi) dan PT Sinarmas Sekuritas (DH) selaku Penjamin Pelaksana Emisi Efek.

Adapun Jadwal Penawaran Umum Perdana Saham sebagai berikut:

Kegiatan
Tanggal
Tanggal Efektif
16 Nov 2018
Masa Penawaran
21 – 23 Nov 2018
Tanggal Penjatahan
26 Nov 2018
Tanggal Distribusi Saham secara Elektronik
26 Nov 2018
Tanggal Pengembalian Uang Pemesanan
26 Nov 2018
Tanggal Pencatatan Saham pada BEI
27 Nov 2018

Jumlah Saham yang ditawarkan dalam IPO ini adalah sebanyak 214.285.700 lembar saham baru dengan Nilai Nominal Rp100,- dan Harga Penawaran Rp 2.950,- per saham.

Rencana penggunaan dana yang diperoleh dari Penawaran Umum Perdana Saham ini, setelah dikurangi biaya-biaya terkait emisi saham, akan digunakan seluruhnya sebagai berikut: 1. Sekitar 55% untuk peningkatan modal kerja, antara lain untuk pembelian persediaan barang dagang; 2. Sekitar 40% untuk investasi di bidang teknologi informasi, antara lain untuk pembelian hardware dan software, pengembangan aplikasi, dan penguatan infrastruktur jaringan distribusi; dan 3. Sisanya untuk pengembangan dan pembinaan Sumber Daya Manusia Perseroan.

PT Distribusi Voucher Nusantara didirikan pada tanggal 29 September 2003. Kantor pusat PT Distribusi Voucher Nusantara berlokasi di AXA Tower Lt. 7, Suite 5, Kuningan City Jl Prof. Dr. Satrio Kav. 18, Setiabudi, Jakarta 12940, Indonesia.

Ruang lingkup kegiatan usaha PT Distribusi Voucher Nusantara adalah bergerak dalam bidang perdagangan umum, industri, pengadaan barang, jasa, transportasi, pembangunan dan percetakan. Saat ini, kegiatan usaha utama DIVA adalah bergerak dalam bidang penjualan pulsa elektrik.

Sebelum Penawaran Umum Perdana, saham PT Distribusi Voucher Nusantara dimiliki oleh PT 1 Inti Dot Com (30,00%), PT Kresna Karisma Persada (20,00%), PT Nusantara Utama Jaya (20,00%), Martin Suharlie (20,00%) dan M Cash Integrasi Tbk (MCAS) (10,00%).

Related posts