Juli 19, 2019

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

DKFT tengah menyiapkan penambahan modal dengan HMETD

Britama.com – Central Omega Resources Tbk (DKFT), tengah menyiapkan penambahan modal dengan memberikan hak memesan efek terlebih dahulu (HMETD). Dana dari HMETD ini akan dialokasikan untuk pembangunan pabrik pemurnian dan pengolahan (smelter) feronikel tahap II di Morowali Utara, Sulawesi Tengah.

Perseroan akan melakukan penambahan modal dengan memberikan HMETD dengan jumlah maksimal saham baru yang diterbitkan sebanyak-banyaknya 9,3 miliar saham. Rencana aksi korporasi tersebut perlu persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang akan digelar pada 27 Februari 2019.

Jangka waktu pelaksanaan rights issue selama 12 bulan setelah persetujuan RUPSLB. Rencana rights issue akan berdampak positif karena memperbaiki struktur modal perseroan. Dengan adanya tambahan pendanaan, DKFTs segera dapat memulai pembangunan smelter tahap II di Morowali Utara.

Perseroan memiliki kapasitas produksi 3 juta ton per tahun untuk penambangan bijih nikel dan 100.000 ton per tahun untuk pabrik smelter FeNi. Kedua operasional berlokasi di Morowali Utara, Sulawesi Tengah.

Pembangunan smelter tahap II akan dilaksanakan pada 2019 dengan dana sebesar USD500 juta. Saat pembangunan smelter I perseroan mengeluarkan dana sebesar sekitar USD100 juta.

DKFT menargetkan pendapatan sebesar Rp1,2 triliun pada 2018. Angka ini belum maksimal lantaran baik smelter maupun tambang penjualan yang dibukukan baru 50% dari produksinya. Sedangkan proyeksi laba bersih sebesar Rp117 miliar pada 2018.

Related posts