Maret 20, 2019

Select your Top Menu from wp menus

PGAS resmi menjadi Sub Holding Gas

Britama.com – Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) resmi menjadi Sub Holding Gas seiring proses akuisisi PT Pertamina Gas (Pertagas) dan seluruh anak usahanya telah selesai. Penandatanganan perjanjian jual beli saham Pertagas telah dilaksanakan di Kementerian BUMN pada Jumat (28/12) lalu.

PGAS telah melakukan proses penilaian (valuasi) kembali atas akuisisi Pertagas. Proses penilaian kembali ini diperlukan karena mengikutsertakan 4 anak usaha Pertagas yakni PT Perta Arun Gas, PT Perta Daya Gas, PT Perta-Samtan Gas, dan PT Perta Kalimantan Gas.

Sebelumnya pada saat penandatanganan CSPA pada 29 Juni 2018 lalu, PGAS direncanakan hanya mengakuisisi Pertagas dan PT Pertagas Niaga saja.

Dampak hasil penilaian kembali tersebut harga/nilai pengambilahan saham Pertagas dan seluruh anak perusahaannya mengalami perubahan dari harga pembelian yang semula sebesar Rp16.604.312.010.021 untuk 51% atas Pertagas dan Pertagas Niaga, menjadi Rp20.183.334.064.184 untuk 51% dari seluruh saham di Pertagas termasuk kepemilikan di seluruh anak perusahaannya.

Skema pembayarannya PGAS akan melakukannya dalam 2 tahap yaitu Rp 10.091.667.032.092 akan menggunakan skema pembayaran tunai. Adapun untuk tahap kedua, perusahaan akan menerbitkan Promissory Note sebesar 50% dari total harga pembelian.

Setelah proses akuisisi ini selesai, Pertamina sebagai Holding BUMN Migas mengarahkan PGAS selaku Subholding Gas untuk mengelola bisnis gas secara terintegrasi di Indonesia.

Related posts