Sejarah dan Profil Singkat IPTV (MNC Vision Networks Tbk)

britama.com, MNC Vision Networks Tbk (IPTV) (dahulu bernama PT Sky Vision Networks) didirikan pada tanggal 27 Desember 2006 dengan nama PT Sumber Primautama. Kantor pusat MNC Vision Networks Tbk berlokasi di MNC Tower Lantai 27, Jl. Kebon Sirih No. 17-19, Jakarta Pusat 10340 – Indonesia.

Telp: (62-21) 390-9211, 390-0310 (Hunting), Fax: (62-21) 392-7859, 390-9207.

Pemegang saham yang memiliki 5% atau lebih saham MNC Vision Networks Tbk (28-Feb-2022), yaitu: Global Mediacom Tbk (BMTR), dengan persentase kepemilikan sebesar 60,67%.

Berdasarkan Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatan IPTV adalah bergerak dalam bidang perdagangan, pembangunan (konstruksi), industri, pengangkutan, informasi dan komunikasi dan aktivitas profesional, ilmiah dan teknis. Saat ini, kegiatan utama IPTV adalah bergerak di bidang penyelenggaraan jasa penyiaran berlangganan dan perusahaan induk yang memiliki dan mengelola Anak Usaha yang bergerak dalam bidang TV berbayar, fixed broadband/IPTV, layanan siaran digital (streaming).

MNC Vision Networks Tbk memiliki jaringan TV berlangganan terbesar di industri broadband dan Over the Top (OTT) melalui MNC Vision (rebranding dari Indovision), K-Vision (TV berlangganan berbasis Direct to Home atau DTH), MNC Play (TV berlangganan berbasis fiber optik), Playbox (Android OTT box), dan Vision+ (platform streaming video).

Pada tanggal 27 Juni 2019, IPTV memperoleh pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk melakukan Penawaran Umum Perdana Saham IPTV (IPO) kepada masyarakat sebanyak 3.522.000.000 saham dengan nilai nominal Rp100,- per saham dengan harga penawaran Rp240,- per saham disertai dengan Waran Seri I sebanyak 3.522.000.000 dengan harga pelaksanaan Rp288,- per saham. Saham dan waran tersebut dicatatkan pada Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tanggal 08 Juli 2019.

Jenis Pencatatan
Saham
Tgl Pencatatan
Saham Perdana @ Rp240,-
3.522.000.000
08-Jul-2019
Pencatatan Saham Pendiri (Company Listing)
31.702.848.184
08-Jul-2019
Konversi Waran Seri I (Jan-2020 s/d Jul-2021)
3.450.618.657
 
PMTHMETD @ Rp300,- 1)
2.857.284.000
30-Des-2020
PMTHMETD @ Rp260,- 2)
665.200.000
30-Jun-2021

1) Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) diambil oleh Tempus Eternity Ltd dan Charlton Group. Dana yang diterima Perseroan setelah dikurangi biaya-biaya terkait PMTHMETD, digunakan untuk memperkuat struktur permodalan.

2) PMTHMETD diambil oleh Smart Empire Group Ltd. Dana yang diterima Perseroan setelah dikurangi biaya-biaya terkait PMTHMETD, digunakan untuk memperkuat struktur permodalan.

Nama
Jabatan
Syafril Nasution Komisaris Utama
Indra Pudjiastuti Komisaris
Agus Mulyanto Komisaris Independen
 
Ade Tjendra Direktur Utama
Herman Kusno Direktur
Hari Susanto Direktur
Tito Abdullah Direktur
Vera Tanamihardja Direktur
Adita Widyansari Direktur
Endang Mayawati Direktur
Henry Wijadi Direktur

Nama Anak Usaha 

Lokasi
Mulai
Operasi
Komersial
%
Aset Sebelum
Eliminasi
(Jutaan)
31/12/2021
Media berbasis pelanggan

MNC Sky Vision Tbk (MSKY) 1) Jakarta
1988
91,89
3.891.010
– PT Media Citra Indostar Jakarta
1999
99,99
613.831
– PT Mitra Operator Lokal Jakarta
2001
99,99
43.084
– PT AMG Kundur Vision Batam
2019
80,00
27.814
– PT Punggawa Utama Sorong Media Sorong
2020
80,00
1.976
PT MNC Kabel Mediakom 2) Jakarta
2015
99,99
5.930.473
PT MNC OTT Network Jakarta
2011
99,90
893.975
PT Nusantara Vision Jakarta
2007
99,99
33.772
PT Digital Vision Nusantara 3) Jakarta
2010
99,99
271.039
PT Anak Muda Group Jakarta
2013
57,00
2.834

– Kepemilikan tidak langsung

1) Memperoleh izin dari Menteri Penerangan pada tanggal 14 Desember 1995, untuk menyalurkan program televisi seperti CNN, HBO, ESPN, Discovery, TNT & Cartoon Network, Star Plus General Entertainment, Prime Sports, BBC World Service TV, CNBC Asia News Service, NBC Superchannel, Discovery, Channel (V) Int’l Music, Channel (V) Indo/English Contermp Music, Star TV Movies International, Bahasa Indonesia Movie Channel. Tahun 2020 memperoleh perpanjangan Izin Penyelenggaraan Penyiaran (IPP) dari Menteri Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia (Kominfo) dengan masa berlaku IPP Tanggal 27 Januari 2020 s.d Januari 2030.

2) Memperoleh izin dari Kominfo Tahun 2019, tentang Izin Penyelenggaraan Jaringan Tetap Berbasis Packet Swiched. Memperoleh izin dari Kominfo Tahun 2020, mengenai Penyelenggaraan Jasa Akses Internet yang berlaku sampai jangka waktu yang tidak terbatas, sepanjang Pemegang Izin mematuhi ketentuan. Kedua izin dapat di evaluasi setiap tahun dan evaluasi secara menyeluruh setiap 5 tahun oleh Kemenkominfo.

3) Memperoleh izin dari Kominfo tahun 2014, tentang Izin Penyelenggaraan Penyiaran Lembaga Penyiaran Berlangganan Jasa Penyiaran Televisi.

Belum ada Dividen
Tahun
Laporan Keuangan
Kuartal I
Kuartal II
Kuartal III
Audit
2021
2020
2019