Desember 12, 2019

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

TLKM alokasikan dana 27% dari pendapatan untuk Jaringan 4G

Britama.com – Telekomunikasi Indonesia Tbk (TLKM) mengalokasikan capex sebesar 27% dari pendapatan guna mengejar realisasi belanja modal jaringan 4G pada sisa tahun ini. Pengembangan jaringan 4G sebagai salah satu cara meningkatkan EBITDA margin mengingat pengoperasian jaringan 4G lebih efisien dibandingkan dengan pengoperasian BTS 3G sekaligus mendorong peningkatan konsumsi data pelanggan.

TLKM secara bertahap akan mengurangi pengoperasian BTS 3G bila ketersediaan BTS 4G telah memadai. Per semester I/2019 perseroan merealisasikan belanja Rp15,1 triliun untuk mengembangkan infrastruktur broadband untuk mobile maupun fixed broadband.

Pada bisnis mobile belanja modal dialokasi untuk pengembangan kualitas dan kapasitas jaringan 4G serta pengembangan sistem IT. Sementara untuk fixed broadband, belanja modal digunakan bagi pembangunan jaringan akses serat optik ke rumah dan jaringan backbone.

Hingga semester I/2019, perseroan mengoperasikan 204.198 BTS yang terdiri atas 15.117 BTS berbasis 4G sehingga total BTS 4G Telkomsel menjadi sebanyak 71.789 unit.

Dengan demikian, 75,4% dari total BTS adalah BTS 3G dan 4G. Per Juni 2019 TLKM telah membangun tambahan backbone serat optik sepanjang sekitar 2.600 km sehingga mampu merealisasikan penambahan sambungan rumah Indihome dengan pertumbuhan jumlah pelanggan 45,1% menjadi 6 juta.

Related posts