November 25, 2020

Select your Top Menu from wp menus
papumashop

Penawaran Umum Perdana (IPO) Saham PT Indonesia Fibreboard Industry Tbk (IFII)

britama.com, Penawaran Umum Perdana (IPO / Initial Public Offering) Saham PT Indonesia Fibreboard Industry Tbk (IFII) dilakukan oleh PT Investindo Nusantara Sekuritas (IN) selaku Penjamin Pelaksana Emisi Efek.

Adapun Jadwal Penawaran Umum Perdana Saham sebagai berikut:

Kegiatan
Tanggal
Tanggal Efektif
02 Des 2019
Masa Penawaran
03 – 04 Des 2019
Tanggal Penjatahan
06 Des 2019
Tanggal Distribusi Saham secara Elektronik
09 Des 2019
Tanggal Pengembalian Uang Pemesanan
09 Des 2019
Tanggal Pencatatan Saham pada BEI
10 Des 2019

Jumlah Saham yang ditawarkan dalam IPO ini adalah sebanyak 1.412.000.000 lembar saham baru dengan Nilai Nominal Rp100,- dan Harga Penawaran Rp105,- per saham.

Rencana penggunaan dana yang diperoleh dari Penawaran Umum Perdana Saham ini, setelah dikurangi biaya-biaya terkait emisi saham, akan digunakan seluruhnya, sebagai berikut: 1. Sekitar 64% untuk pelunasan seluruh sisa pokok utang dan bunga berjalan pada Bank Nord LB; 2. Sekitar 18% untuk pelunasan sisa uang muka belanja modal dan pembelian mesin. peralatan serta aset tetap lainnya seiring dengan pengembangan kegiatan usaha; dan 3. Sekitar 18% untuk modal kerja, terutama untuk menunjang kegiatan usaha.

PT Indonesia Fibreboard Industry didirikan pada tanggal 24 September 2007. Kantor pusat PT Indonesia Fibreboard Industry berlokasi di Wisma ADR Lt. 3, Jl. Pluit Raya I No 1, Penjaringan, Jakarta Utara 14440, Indonesia.

Ruang lingkup kegiatan usaha PT Indonesia Fibreboard Industry adalah bergerak dalam bidang perdagangan besar barang keperluan rumah tangga, industri kayu, barang dari kayu dan gabus (tidak termasuk furnitur) dan barang anyaman dari bambu, rotan dan sejenisnya. Saat ini, kegiatan usaha utama IFII adalah bergerak dalam bidang industri medium density fibreboard (MDF) dan produk kayu olahan lainnya. Medium Density Fibreboard adalah olahan kayu yang berupa papan yang digunakan sebagai pengganti dari plywood sebagai bahan baku pembuatan furniture.

Sebelum Penawaran Umum Perdana, saham PT Indonesia Fibreboard Industry dimiliki oleh PT Adrindo Intiperkasa (82,50%), Heffy Hartono (15,00%) dan Tropical Resource Investment Pte. Ltd. (2,50%).

Related posts